SPPG Merangin Dorong Ketahanan Pangan, 16 Ribu Warga Sudah Terlayani

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Bupati Merangin Khafied Moin Meninjau Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (Dok : Diskominfo Merangin)

Foto : Wakil Bupati Merangin Khafied Moin Meninjau Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (Dok : Diskominfo Merangin)

MERANGIN – Program Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Merangin mulai menunjukkan hasil nyata. Dari total 59 titik, tujuh di antaranya sudah aktif melayani sekitar 16.442 warga penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil hingga balita.

Wakil Bupati Merangin H A Khafidh meninjau langsung aktivitas SPPG di BTN Kota Mandiri, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Rabu (15/10). Ia menegaskan, pemerintah daerah menargetkan seluruh SPPG beroperasi penuh agar program gizi ini memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“SPPG hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi, tapi juga memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan bahan pangan lokal,” ujar Khafidh.

Baca Juga :  Jemput Bola ke Pusat, Bupati M. Syukur Bawa Pulang Program Sekolah Rakyat untuk Merangin

Menurutnya, awalnya Merangin hanya memiliki 48 SPPG, namun hasil koordinasi dengan pemerintah pusat menambah 11 lokasi baru di wilayah terpencil. Kini totalnya mencapai 59 SPPG yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dalam peninjauan itu, Tim Badan Gizi Nasional (BGN) menilai dapur SPPG BTN Kota Mandiri layak beroperasi. Tim meminta penataan ruang agar sesuai dengan standar teknis dan efisiensi pelayanan.

Khafidh menjelaskan, Bupati H M Syukur menggagas model pengelolaan SPPG yang memanfaatkan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan. Dana tersebut digunakan untuk memperkuat produksi bahan pangan melalui BUMDes, yang mengelola peternakan ayam, perkebunan sayur, pertanian padi, cabai, dan budidaya ikan.

Baca Juga :  Daftarkan Segera Beasiswa Merangin Baru,Catat Cara dan Syaratnya

“Dengan cara ini, desa mandiri menyediakan bahan baku gizi bagi warganya sendiri. Sirkulasi ekonomi tetap berputar di desa,” terang Khafidh.

Dalam kunjungan tersebut, Asisten I Setda Merangin Sukoso, anggota DPD RI Elviana, Tim BGN, dan sejumlah pejabat daerah turut mendampingi Wabup (aka)

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru