Badai Melissa Kategori 5 Terjang Jamaika, Ribuan Warga Mengungsi!

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Badai Melissa Yang menerjang jamaika (Dok Istimewa)

Foto : Badai Melissa Yang menerjang jamaika (Dok Istimewa)

JAKARTA – Badai Melissa melanda Jamaika dengan kekuatan kategori 5, menyebabkan kehancuran terparah dalam sejarah meteorologi negara itu. Kini, badai bergerak menuju Kuba dan Bahama, membawa risiko banjir dan kerusakan serius.

Perdana Menteri Jamaika, Andrew Holness, Rabu (29/10/2025) menetapkan negaranya sebagai “daerah bencana” setelah angin badai mencapai 185 mil per jam (295 km/jam) menghantam pulau itu pada Selasa siang waktu setempat. Ia menegaskan, “Seluruh Jamaika merasakan dampak keras Melissa.”

Selain itu, pemerintah melaporkan rumah-rumah hancur, jaringan listrik padam, dan banyak wilayah terendam. Warga Kingston, Lisa Sangster, menceritakan kondisi rumahnya: “Sebagian atap terbang, sebagian lainnya ambruk, seluruh rumah banjir.” Beberapa rumah sakit, terutama di distrik pesisir Saint Elizabeth, rusak berat. Menteri Pemerintah Desmond McKenzie menyebut distrik tersebut “berada di bawah air.”

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Jambi, BMKG Ingatkan Warga Siaga Cuaca Ekstrem

Melissa menjadi badai paling mematikan dalam sejarah Jamaika, melebihi badai Katrina pada 2005 yang menghancurkan New Orleans, AS. Penilaian kerusakan masih berlangsung karena sebagian besar wilayah kehilangan listrik dan jaringan komunikasi terganggu.

Dampak Badai di Kuba

Di Kuba bagian timur, pemerintah memadamkan aliran listrik hampir seluruh wilayah, mengevakuasi warga rentan, dan memerintahkan 400.000 penduduk Santiago berlindung di rumah. Laporan terbaru menunjukkan banjir besar melanda daerah rendah dari Santiago hingga Guantánamo, dan lebih dari 35% penduduk telah dievakuasi.

Presiden Miguel Díaz-Canel mengerahkan 2.500 petugas listrik untuk memulihkan pasokan setelah badai berlalu. Namun demikian, krisis datang di tengah kelangkaan makanan, bahan bakar, listrik, dan obat-obatan, yang menekan kehidupan rakyat Kuba.

Baca Juga :  Pesawat Kargo Emirates SkyCargo Terjun ke Laut, Dua Petugas Bandara Hongkong Tewas

Melissa Bergerak ke Bahama dan Bermuda

Pusat Badai Nasional (NHC) melaporkan pada Rabu pagi bahwa Melissa berada sekitar 370 km selatan Bahama tengah dengan kecepatan angin 115 mph (185 km/jam). Badai diperkirakan melemah saat melintasi Kuba, tetapi tetap kuat menuju Bahama dan kemungkinan mendekati Bermuda pada Kamis malam.

Selain itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyiapkan pengiriman 2.000 paket bantuan ke Jamaika dari Barbados. PBB juga menyalurkan bantuan ke Kuba dan Haiti segera setelah penerbangan memungkinkan, kata juru bicara Stéphane Dujarric.(tim)

Berita Terkait

Impian Kuliah Luar Negeri? Cek Beasiswa Brunei Darussalam 2026: Uang Saku Melimpah & Fasilitas Full Gratis
Prabowo Serukan ASEAN Bersatu Hadapi Gejolak Dunia di KTT ke-47 Kuala Lumpur
Putin Murka! Trump Jatuhkan Sanksi Baru, Rusia Anggap AS Sudah Nyatakan Perang
Sanae Takaichi Jadi PM Jepang Perempuan Pertama, Bentuk Koalisi Baru
Pesawat Kargo Emirates SkyCargo Terjun ke Laut, Dua Petugas Bandara Hongkong Tewas
Gaza Memanas: Hamas Serahkan Jenazah Sandera, Trump Ancam Izinkan Israel Kembali Berperang
Anwar Ibrahim Ungkap Alasan Malaysia Tak Hadir di KTT Perdamaian Gaza
Trump Ancam Kirim Rudal Tomahawk ke Ukraina Jika Rusia Ogah Damai
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:08 WIB

Impian Kuliah Luar Negeri? Cek Beasiswa Brunei Darussalam 2026: Uang Saku Melimpah & Fasilitas Full Gratis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 02:00 WIB

Badai Melissa Kategori 5 Terjang Jamaika, Ribuan Warga Mengungsi!

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:00 WIB

Prabowo Serukan ASEAN Bersatu Hadapi Gejolak Dunia di KTT ke-47 Kuala Lumpur

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Putin Murka! Trump Jatuhkan Sanksi Baru, Rusia Anggap AS Sudah Nyatakan Perang

Kamis, 23 Oktober 2025 - 02:00 WIB

Sanae Takaichi Jadi PM Jepang Perempuan Pertama, Bentuk Koalisi Baru

Berita Terbaru

Kode RedeemML 16 Maret 2026

Tech & Games

Kode Redeem ML Hari Ini 16 Maret 2026: Klaim Skin & BP Gratis!

Senin, 16 Mar 2026 - 05:56 WIB

Tampilan antarmuka Free Fire Beta 2026

Tech & Games

Akun FF Beta Terbaru 2026: Cara Daftar & Fitur Eksklusif Garena

Minggu, 15 Mar 2026 - 21:32 WIB

lustrasi desain kamera iPhone 18 Pro Max dengan modul lensa variable aperture yang canggih.

Tech & Games

Bocoran iPhone 18 Pro Max: Spesifikasi Chip 2nm & Harga Terbaru

Minggu, 15 Mar 2026 - 13:48 WIB