JAKARTA – Panggung kepemimpinan nasional kembali mencatatkan nama putra terbaik asal Jambi. Komisi II DPR RI secara resmi menyepakati sembilan nama yang akan mengawal Ombudsman Republik Indonesia untuk masa jabatan 2026-2031. Di antara deretan nama beken tersebut, sosok Nuzran Joher mencuri perhatian publik, khususnya masyarakat di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Penetapan ini menjadi bukti bahwa kualitas tokoh daerah dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah mampu bersaing ketat dalam proses seleksi nasional yang sangat kompetitif.
Dominasi Nuzran Joher dalam Fit and Proper Test
Keberhasilan Nuzran Joher menembus posisi ini bukanlah sebuah kebetulan. Pasalnya, mantan Anggota DPD RI periode 2004-2009 ini harus bersaing dengan 18 calon lainnya dalam uji kepatutan dan kelayakan yang berlangsung di Senayan. Namun demikian, berkat rekam jejak dan visi pengawasannya yang tajam, ia berhasil meraih kepercayaan dari delapan fraksi partai politik di DPR RI,Nuzran Joher pada 2008 pernah ikut kontestasi Pilkada Kerinci sebagai Calon Bupati dan pada 2014 ikut Pilkada Sungai Penuh sebagai calon Wakil Walikota.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa pemilihan anggota kali ini menggunakan mekanisme musyawarah mufakat.
“Hasilnya telah kami sepakati melalui mekanisme rapat internal. Kami berharap apa yang kami putuskan ini bisa betul-betul sesuai dengan ekspektasi masyarakat untuk memperbaiki kinerja Ombudsman RI,” ujar Rifqinizamy dalam kutipan resminya.
Visi Transformasi Pelayanan Publik
Selain menetapkan anggota, Komisi II juga memilih Hery Susanto sebagai Ketua dan Rahmadi Indra Tektona sebagai Wakil Ketua. Nuzran Joher beserta jajaran anggota lainnya kini memikul mandat besar untuk meminimalkan praktik maladministrasi di berbagai institusi pemerintah.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









