JAKARTA – Upaya Pemerintah Kabupaten Merangin dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) akhirnya membuahkan hasil nyata di tingkat nasional. Dukungan penuh Pemerintah Pusat mengalir deras setelah Bupati Merangin, M. Syukur, menemui Menteri Sosial RI dalam audiensi strategis di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Selanjutnya, Bupati M. Syukur memaparkan rencana percepatan pendidikan bagi warga prasejahtera secara mendetail di hadapan Mensos. Oleh sebab itu, dialog kedua tokoh ini menghasilkan kesepakatan untuk segera menerapkan konsep Sekolah Rakyat di wilayah Merangin. Langkah inovatif ini bertujuan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan layanan pendidikan berkualitas tanpa harus terbebani masalah finansial.
Menteri Sosial menyambut antusias gagasan besar dari Bupati M. Syukur tersebut. Sebagai bentuk komitmen nyata, Kementerian Sosial (Kemensos) langsung menetapkan Kabupaten Merangin sebagai daerah prioritas nasional dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Maka dari itu, keputusan ini menjadi angin segar yang memberikan harapan baru bagi dunia pendidikan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
“Akses pendidikan memegang peran vital bagi kemajuan seluruh lapisan masyarakat. Fakta di lapangan memperlihatkan masih banyak anak-anak kita yang terpaksa berhenti sekolah. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi konkret agar kendala ekonomi tidak lagi menjegal masa depan generasi muda di Merangin,” tegas Bupati M. Syukur dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, kehadiran program Sekolah Rakyat ini membawa misi perubahan besar bagi kesejahteraan warga. Inisiatif tersebut menargetkan penurunan angka putus sekolah secara drastis sekaligus membangun jaring pengaman bagi anak-anak di pelosok desa. Sebagai penutup, Pemerintah Kabupaten Merangin optimis bahwa program ini mampu menciptakan kemandirian ekonomi serta melahirkan SDM unggul secara berkelanjutan***








