Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rio Anshori Ninik Mamak Rio Jayo Sungai Penuh

Rio Anshori Ninik Mamak Rio Jayo Sungai Penuh

SUNGAI PENUH – Luhah Rio Jayo Sungai Penuh melaksanakan prosesi penurunan sekaligus pembersihan benda-benda pusaka yang tersimpan di Rumah Gedang Rio Jayo. Tradisi adat tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh dan melibatkan berbagai unsur masyarakat adat.

Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Anshori, menjelaskan bahwa prosesi penurunan benda pusaka telah dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur adat yang berada di lingkungan Luhah Rio Jayo.

“Seperti kebiasaan yang diwariskan oleh nenek moyang, penurunan pusaka ini melibatkan Rio Jayo dari tiga buah perut, Depati tiga buah perut, dunsanak batino tiga buah perut, serta para tengganai dalam Luhah Rio Jayo,” ujar Rio Anshori, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga :  Roblox Rilis Kode Redeem 15 Desember 2025, Pemain Bisa Dapat Item Premium

Setelah prosesi penurunan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyucian benda-benda pusaka yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis sore. Menurut Rio Anshori, seluruh komponen masyarakat adat di Luhah Rio Jayo turut dilibatkan dalam prosesi tersebut.

“Insya Allah sore ini kita melaksanakan penyucian benda pusaka yang juga melibatkan semua komponen yang berada dalam Luhah Rio Jayo,” katanya.

Tidak hanya itu, usai penyucian, masyarakat juga akan mendapatkan penjelasan mengenai sejarah, fungsi, serta asal-usul setiap benda pusaka yang dimiliki Luhah Rio Jayo.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Pemkot Sungai Penuh Rombak Kabinet, Wawako Azhar Hamzah Lantik Sejumlah Pejabat Eselon

Rio Anshori mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi masyarakat umum, akademisi, maupun peneliti yang ingin mengkaji nilai sejarah dan budaya dari benda-benda pusaka tersebut.

“Kami membuka diri bagi masyarakat maupun para ilmuwan yang ingin melakukan penelitian terhadap benda-benda pusaka yang terdapat di Luhah Rio Jayo,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya warga Rio Jayo, dapat hadir untuk menyaksikan langsung prosesi adat sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai sejarah benda pusaka yang menjadi warisan leluhur.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat hadir untuk menyaksikan serta mendengarkan penjelasan mengenai asal-usul dan makna benda-benda pusaka Rio Jayo,” tutupnya.***

Penulis : Arshaka

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh Siap Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Wali Kota Alfin
Malam Malam Pemkot Kembali Lantik Pejabat,Ini Nama-Namanya
Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR
Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:53 WIB

Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:04 WIB

Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh Siap Anugerahkan Gelar Kehormatan kepada Wali Kota Alfin

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:24 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Berita Terbaru