Heboh Bakso Babi di Kasihan Bantul, DMI dan MUI Beberkan Fakta Sebenarnya

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bakso babi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Senin (Dok : Pradito Rida Pertana/detikJogja)

Foto : Bakso babi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Senin (Dok : Pradito Rida Pertana/detikJogja)

BANTUL – Warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, heboh setelah muncul spanduk merah bertuliskan “Bakso Babi (Tidak Halal)” di depan sebuah warung. Tulisan itu juga menampilkan logo Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kejadian ini langsung memicu perbincangan di media sosial.

Spanduk tersebut memberi peringatan agar pembeli, terutama umat Muslim, tahu jenis bakso yang dijual sebelum memesan. Tulisan di bagian bawah menyebut “Informasi ini disampaikan oleh DMI Ngestiharjo dan MUI Kapanewon Kasihan.”

Seorang pria tua terlihat meracik bakso di warungnya. Saat ditanya soal viralnya dagangan itu, ia menolak bicara banyak.
“Susah, pilih tidak viral,” katanya singkat.

Pemilik kios, Blorok, menjelaskan bahwa penjual berinisial S sudah lama menjual bakso babi. Dulu, S berkeliling kampung sambil membawa gerobak dan selalu ramai pembeli.
“Dulu dia keliling kampung dan dagangannya laris,” ujar Blorok.

Baca Juga :  TERBARU ! Kode Redeem FF 4 Januari 2026 Aktif Hari Ini, Banyak Hadiah Gratis

Setelah jumlah pelanggan meningkat, S memilih menetap di simpang tiga dekat pohon beringin. Banyak kendaraan parkir di sekitar lokasi, sehingga S kemudian menyewa kios milik keluarga Blorok pada tahun 2009. Masa sewanya berakhir November 2026.

Blorok menegaskan warga sekitar tidak mempermasalahkan usaha itu. S bahkan selalu mengingatkan pembeli berhijab tentang bahan dagangannya.
“Kalau ada pembeli berjilbab, dia langsung bilang maaf ini bakso babi. Banyak yang paham dan tetap beli,” kata Blorok.

Setelah spanduk “Bakso Babi” terpasang, topik ini ramai di media sosial. Namun Blorok menganggap spanduk itu justru membantu masyarakat.
“Dengan spanduk itu, orang langsung tahu. Jadi tidak salah beli,” ujarnya.

Ketua DMI Ngestiharjo Arif Widodo membenarkan pemasangan spanduk tersebut. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk kepedulian terhadap umat.
“Kami prihatin melihat pembeli berjilbab makan bakso babi karena tidak tahu. Spanduk ini kami pasang supaya mereka paham sebelum membeli,” jelas Arif.

Baca Juga :  Gelar Pertemuan Maraton di Hambalang, Presiden Prabowo Pantau Langsung Progres Program Strategis

Ia menegaskan DMI tidak melarang penjualan bakso babi, tetapi menuntut kejelasan informasi.
“Kami hanya ingin penjual jujur dan transparan. Kalau jual bakso babi, sampaikan dengan jelas,” tegasnya.

Ketua MUI Kapanewon Kasihan Armen Siregar menuturkan bahwa DMI sudah memasang spanduk sejak Januari 2025. Namun, setelah viral, sebagian orang menafsirkan logo DMI seolah mendukung warung bakso babi itu.
“Kami rapat dengan Forkopimkap Kasihan dan sepakat menambahkan tulisan MUI agar tidak ada salah paham,” ujar Armen.

Armen juga menekankan bahwa MUI tidak punya dasar hukum untuk melarang penjualan makanan tidak halal.
“Kami hanya ingin masyarakat tidak tertipu. Banyak pembeli berjilbab yang tidak tahu kalau itu bakso babi,” tuturnya.(aka)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN 2026, Tekankan Integritas dan Pengabdian
Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru
United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia
Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India
Untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Ikut Menentukan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap
Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:19 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN 2026, Tekankan Integritas dan Pengabdian

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:19 WIB

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:52 WIB

United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:24 WIB

Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:51 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India

Berita Terbaru

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Nasional

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:19 WIB