Sidak Dedi Mulyadi Bikin Geger, Aqua Disebut Gunakan Air Bawah Tanah

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi Air Mineral Merk AQUA (Dok CNN Indonersia)

Foto : Ilustrasi Air Mineral Merk AQUA (Dok CNN Indonersia)

JAKARTA Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) bergerak cepat setelah muncul dugaan mengejutkan: air minum kemasan Aqua ternyata berasal dari sumur bor, bukan dari mata air pegunungan seperti yang diklaim perusahaan selama ini.

Ketua BPKN Mufti Mubarok mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang mempertanyakan keaslian sumber air Aqua. BPKN langsung menyiapkan pemanggilan terhadap Direktur Utama PT Tirta Investama, produsen Aqua, untuk memberikan klarifikasi resmi.

“Kami akan meminta penjelasan langsung dari manajemen dan menurunkan tim investigasi ke lokasi pabrik,” ujar Mufti di Jakarta, Kamis (23/10).

Menurut Mufti, masyarakat berhak mengetahui sumber asli air yang mereka konsumsi. Ia menegaskan BPKN akan menegakkan hak konsumen atas informasi yang jujur dan transparan, sesuai amanat UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sidak Dedi Mulyadi Bikin Heboh, Pengakuan Staf Pabrik Jadi Sorotan

Kisruh ini bermula dari video sidak Dedi Mulyadi di kanal YouTube @KANGDEDIMULYADICHANNEL. Dalam tayangan itu, Dedi mendatangi fasilitas produksi Aqua dan menanyai staf di lokasi.

Baca Juga :  Makan Bajamba,Tradisi Adat Budaya Minagkabau

“Airnya diambil dari mana?” tanya Dedi.

“Dari bawah tanah, Pak,” jawab staf tersebut.

Jawaban itu langsung membuat Dedi terkejut. Ia mengira Aqua mengambil air dari mata air pegunungan, bukan dari bawah tanah hasil pengeboran.

“Berarti air tanah dalam? Saya kira dari mata air gunung,” ucap Dedi keheranan.

Video tersebut viral di media sosial dan memicu gelombang komentar. Ribuan warganet mempertanyakan klaim “air pegunungan murni” yang selama ini menjadi identitas Aqua.

Danone Buka Suara: Air dari Akuifer Terlindungi, Bukan Air Permukaan

PT Tirta Investama, anak perusahaan Danone Indonesia, akhirnya angkat bicara. Mereka menjelaskan bahwa sumber air Aqua berasal dari lapisan akuifer terlindungi di kedalaman 60–140 meter, bukan dari air permukaan seperti sungai.

Baca Juga :  Wako Alfin Matangkan Persiapan Jambore PKK 2025, Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan

“Kami mengambil air dari 19 sumber air pegunungan di seluruh Indonesia. Setiap titik sumber melewati seleksi ilmiah ketat selama minimal satu tahun,” tulis Danone dalam pernyataan resmi.

Danone menegaskan, lapisan akuifer tempat mereka mengambil air terlindungi alami oleh batuan kedap air, sehingga bebas dari kontaminasi manusia. Penelitian dari UGM dan Unpad juga memastikan sumber Aqua tidak mengganggu penggunaan air oleh warga sekitar.

Konsumen Tuntut Kejelasan dan Kejujuran

Meski Danone sudah buka suara, publik tetap mendesak perusahaan memperjelas istilah “air pegunungan” dalam promosi mereka. Banyak yang menilai istilah tersebut menyesatkan jika faktanya air berasal dari hasil pengeboran.

BPKN memastikan akan menindaklanjuti kasus ini dengan investigasi lapangan dan audit informasi publik.

“Produsen wajib jujur soal bahan baku dan proses produksinya. Konsumen berhak tahu apa yang sebenarnya mereka minum,” tegas Mufti.(aka)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bersihkan Hutan: Cabut Izin 28 Perusahaan Nakal di Sumatera
Wartawan Kini “Kebal Hukum”! MK Resmi Larang Jerat Jurnalis Pakai Pasal Pidana
Lampu Hijau! Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Tol Lembah Anai, Cek Tahapannya Sekarang
Internet Ibarat Bensin! Alasan Driver Ojol Gugat Aturan Kuota Kedaluwarsa ke Mahkamah Konstitusi
Potensi Beda Awal Puasa! Ini Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
KemenHAM Buka Seleksi PPPK,500 Formasi Tersedia Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaranya
Prabowo Turun ke Batang Toru, Pastikan Jembatan Garoga Segera Difungsikan
Prabowo Kukuhkan 6 Dubes dan 7 Anggota KY Masa Jabatan 2025–2030
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:06 WIB

Presiden Prabowo Bersihkan Hutan: Cabut Izin 28 Perusahaan Nakal di Sumatera

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:11 WIB

Wartawan Kini “Kebal Hukum”! MK Resmi Larang Jerat Jurnalis Pakai Pasal Pidana

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:40 WIB

Lampu Hijau! Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Tol Lembah Anai, Cek Tahapannya Sekarang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:20 WIB

Internet Ibarat Bensin! Alasan Driver Ojol Gugat Aturan Kuota Kedaluwarsa ke Mahkamah Konstitusi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Potensi Beda Awal Puasa! Ini Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Berita Terbaru

Daftar kode redeem Genshin Impact terbaru 23 Januari 2026 dengan latar belakang hadiah Primogems

Tech & Games

Kode Redeem Genshin Impact 23 Januari 2026: Klaim Primogems Gratis!

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:46 WIB