Potensi Beda Awal Puasa! Ini Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ketika Bulan Ramadhan di Masjid

Ilustrasi Ketika Bulan Ramadhan di Masjid

JAMBI – Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi memastikan bahwa umat Islam akan mengawali ibadah puasa 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini merujuk pada hasil metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang menjadi pegangan utama Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dalam menentukan kalender Hijriah.

Melalui metode tersebut, Muhammadiyah meyakini awal bulan bermula saat posisi hilal sudah berada di atas ufuk ketika matahari terbenam. Namun, di sisi lain, Pemerintah masih harus menunggu pelaksanaan Sidang Isbat yang melibatkan Kementerian Agama serta berbagai ormas Islam pada akhir bulan Syakban mendatang.

Baca Juga :  BURUAN KLAIM! 30 Kode Redeem FF Terbaru 20 Desember 2025 Masih Aktif

Proses Penentuan Versi Pemerintah

Selanjutnya, dalam sidang tersebut, para pakar astronomi dan lembaga terkait akan memadukan data perhitungan hisab dengan hasil pemantauan lapangan atau rukyatul hilal. Jika tim pemantau gagal melihat hilal di berbagai titik di Indonesia, maka Pemerintah akan mengambil langkah menggenapkan umur bulan Syakban menjadi 30 hari.

Oleh karena itu, terdapat kemungkinan awal Ramadan versi Pemerintah bergeser satu hari lebih lama daripada perhitungan Muhammadiyah. Perbedaan ini muncul karena adanya perbedaan kriteria teknis dalam memandang posisi bulan baru.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Pemutihan Iuran BPJS Kesehatan Akhir 2025,Ini Syarat Syaratnya

Kedepankan Sikap Toleransi

Meskipun terdapat potensi perbedaan jadwal, masyarakat perlu memahami bahwa kedua pendekatan ini memiliki dasar hukum agama dan sains yang kuat. Muhammadiyah secara konsisten memakai jalur hisab, sementara Pemerintah menempatkan rukyat sebagai penentu final.

Sebagai penutup, seluruh pihak mengajak umat Islam di Indonesia untuk menyambut perbedaan ini dengan hati lapang. Dengan demikian, semangat toleransi dan rasa saling menghormati antar sesama muslim tetap terjaga meskipun mengawali puasa pada hari yang berbeda***

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap
Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya
Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”
Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari
Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%
Daftar Lengkap Anggota Dewan Energi Nasional 2026 yang Baru Dilantik Presiden Prabowo
Liburan Hemat 2026: Strategi Berburu Hotel Murah Singapura di Lokasi Strategis
Gelar Pertemuan Maraton di Hambalang, Presiden Prabowo Pantau Langsung Progres Program Strategis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:37 WIB

Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:24 WIB

Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:29 WIB

Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:31 WIB

Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%

Berita Terbaru

Prosesi Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV Pemkot Sungai Penuh

Sungai Penuh

Malam Malam Pemkot Kembali Lantik Pejabat,Ini Nama-Namanya

Jumat, 19 Jun 2026 - 05:58 WIB