Waspada! Hujan Kembali Guyur Kerinci dan Sungai Penuh Awal Februari, BMKG Beri Peringatan Ini

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilusttrasi Kerinci Dilanda Cuaca Ekstrim

Ilusttrasi Kerinci Dilanda Cuaca Ekstrim

KERINCI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Depati Parbo Kerinci memproyeksikan cuaca di wilayah Kabupaten Kerinci akan didominasi langit cerah berawan hingga berawan pada penghujung Januari 2026. Meskipun demikian, BMKG tetap mewanti-wanti masyarakat agar mewaspadai munculnya angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari. Dinamika atmosfer ini terjadi akibat adanya perbedaan gradien tekanan udara serta pengaruh sirkulasi udara regional di wilayah tersebut.

Siklus Hujan yang Relatif Stabil

Pihak BMKG menjelaskan bahwa meskipun saat ini masih dalam periode musim hujan, kondisi cuaca di akhir Januari relatif lebih stabil. Puncak musim hujan sendiri sebenarnya telah terlewati pada Desember 2025 lalu. Namun, tren curah hujan diprediksi akan kembali meningkat signifikan pada April 2026 mendatang.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemerintah dan DPRD Warnai HUT ke-17 Kota Sungai Penuh

Imbauan Keselamatan Bagi Warga

Kepala BMKG Depati Parbo mengonfirmasi bahwa pola cuaca akan segera berubah dalam hitungan hari. “Kami memperkirakan awal Februari sudah mulai memasuki Musim Hujan,” tegasnya pada Minggu (25/1/2026). Oleh sebab itu, BMKG mengimbau warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini, khususnya bagi para petani dan pelaku jasa transportasi yang sangat bergantung pada kondisi alam.

Baca Juga :  Apel Siaga Bencana, Wabup Junaidi Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Hidrometeorologi

Kesiapsiagaan di Wilayah Pegunungan

Karakteristik wilayah Kerinci yang berada di pegunungan memicu dinamika perubahan cuaca yang sangat cepat. Maka dari itu, masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi risiko angin kencang yang bisa mengganggu keselamatan dan aktivitas luar ruangan. BMKG menekankan pentingnya respon cepat terhadap informasi prakiraan cuaca harian guna meminimalisir dampak buruk dari fenomena alam tersebut.***

Berita Terkait

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Ekonomi Rakyat Melaju, Pemkab Kerinci Siapkan Usulan Pembangunan Jalan IJD 2026
Tepis Isu Sedot Air Danau, Humas PLTA KMH: Kami Hanya Gunakan 40 Persen
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:26 WIB

Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal

Senin, 23 Februari 2026 - 11:38 WIB

Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!

Berita Terbaru

Kode RedeemML 16 Maret 2026

Tech & Games

Kode Redeem ML Hari Ini 16 Maret 2026: Klaim Skin & BP Gratis!

Senin, 16 Mar 2026 - 05:56 WIB

Tampilan antarmuka Free Fire Beta 2026

Tech & Games

Akun FF Beta Terbaru 2026: Cara Daftar & Fitur Eksklusif Garena

Minggu, 15 Mar 2026 - 21:32 WIB