Paparan Cesium-137 di Cikande Capai 875 Ribu Kali Lipat, Pemerintah Bergerak Cepat

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : 
Dekontaminasi di area terpapar radiasi di Cikande. (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto

Foto : Dekontaminasi di area terpapar radiasi di Cikande. (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto

SERANG – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, paparan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menjadi alarm keras bagi Indonesia. Salah satu titik di kawasan itu menunjukkan tingkat radiasi mencapai 875 ribu kali lipat di atas batas alamiah.

“Kontaminasi Cs-137 di Cikande menjadi alarm keras bagi seluruh bangsa. Kita harus merespons cepat, terukur, dan terkoordinasi,” kata Hanif Faisol di Serang, Rabu (15/10/2025).

Hanif menjelaskan, alat ukur mencatat 33 ribu mikrosievert per jam di salah satu titik. Ia menilai angka itu mengancam keselamatan manusia dan lingkungan sekitar.

Kementerian Kesehatan menemukan sembilan pekerja terpapar Cs-137 setelah melakukan uji Whole Body Counting. Hanif menyebut para pekerja menjalani perawatan intensif dan menerima obat khusus. “Kementerian Kesehatan terus memantau kondisi mereka di rumah masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Kepala BIN, Bahlil, dan Sjafrie Sjamsoeddin ke Kertanegara

Pemerintah membentuk satuan tugas lintas kementerian berdasarkan Keputusan Menko Bidang Pangan Nomor 43 Tahun 2025 untuk mempercepat penanganan. Tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup, BRIN, Bapeten, TNI, Polri, dan lembaga teknis lain langsung turun ke lapangan.

“Kita harus menyelesaikan persoalan Cs-137 secepatnya agar masyarakat merasa aman. Pemerintah hadir untuk menjamin keselamatan warga,” tegas Hanif.

Hanif menuturkan, BRIN dan Bapeten sudah memetakan area kontaminasi. Lebih dari 100 personel KBRN Korps Brimob Polri, satu peleton Denzi Nubika TNI AD, dan para ahli dari PT Grafika membersihkan kawasan industri itu.

Baca Juga :  Prabowo Gunakan Uang Korupsi Rp13 Triliun untuk Sekolah dan Buku Gratis, Langkah Berani Presiden!

Tim dekontaminasi mengikuti standar keselamatan nuklir dan menutup area terkontaminasi dari publik untuk menjaga keamanan warga dan pekerja.

Hanif menolak segala bentuk kelalaian yang memicu kebocoran radiasi. “Saya memerintahkan tim penegakan hukum mempercepat proses penyelidikan sampai penyidikan. Kita harus menemukan sumber radiasi, baik dari impor skrap logam maupun pelimbahan dalam negeri,” tegasnya.

Ia meminta semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat desa, TNI, dan Polri, gencar mengedukasi warga serta menjaga koordinasi di lapangan.

“Disiplin menjaga keselamatan menjadi kunci. Semua pihak harus berkolaborasi dengan tanggung jawab penuh,” tutup Hanif.(aka)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bersihkan Hutan: Cabut Izin 28 Perusahaan Nakal di Sumatera
Wartawan Kini “Kebal Hukum”! MK Resmi Larang Jerat Jurnalis Pakai Pasal Pidana
Lampu Hijau! Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Tol Lembah Anai, Cek Tahapannya Sekarang
Internet Ibarat Bensin! Alasan Driver Ojol Gugat Aturan Kuota Kedaluwarsa ke Mahkamah Konstitusi
Potensi Beda Awal Puasa! Ini Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
KemenHAM Buka Seleksi PPPK,500 Formasi Tersedia Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaranya
Prabowo Turun ke Batang Toru, Pastikan Jembatan Garoga Segera Difungsikan
Prabowo Kukuhkan 6 Dubes dan 7 Anggota KY Masa Jabatan 2025–2030
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:06 WIB

Presiden Prabowo Bersihkan Hutan: Cabut Izin 28 Perusahaan Nakal di Sumatera

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:11 WIB

Wartawan Kini “Kebal Hukum”! MK Resmi Larang Jerat Jurnalis Pakai Pasal Pidana

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:40 WIB

Lampu Hijau! Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Tol Lembah Anai, Cek Tahapannya Sekarang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:20 WIB

Internet Ibarat Bensin! Alasan Driver Ojol Gugat Aturan Kuota Kedaluwarsa ke Mahkamah Konstitusi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Potensi Beda Awal Puasa! Ini Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Berita Terbaru

Daftar kode redeem Genshin Impact terbaru 23 Januari 2026 dengan latar belakang hadiah Primogems

Tech & Games

Kode Redeem Genshin Impact 23 Januari 2026: Klaim Primogems Gratis!

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:46 WIB