Normalisasi Sungai Mulai Berbuah Hasil, Tapi Puncak Musim Hujan Masih Menanti”

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Excavator Pemkot Sungai Penuh Sedang Bekerja Mengeruk Sungai (Dok Humas & Protokol Setda Sungai Penuh)

Foto : Excavator Pemkot Sungai Penuh Sedang Bekerja Mengeruk Sungai (Dok Humas & Protokol Setda Sungai Penuh)

SUNGAIPENUH — Program normalisasi sungai yang dijalankan Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin mulai menunjukkan hasil nyata. Warga kini merasakan manfaatnya: genangan air hujan cepat surut dan kawasan rawan banjir tak lagi tergenang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Meski curah hujan belakangan meningkat, sejumlah titik langganan banjir—termasuk Kecamatan Tanah Kampung—terlihat aman. Air yang semula menggenang kini mengalir lebih cepat berkat pengerukan dan pelebaran alur sungai.

“Sekarang air hujan cepat surut, tidak sampai bikin banjir lagi. Dulu kalau hujan deras sedikit saja, langsung kebanjiran. Terima kasih untuk pemerintah yang sudah normalisasi sungai,” ujar Erik, warga Tanah Kampung.

Baca Juga :  Bupati Merangin dan Bengkulu Selatan Bertemu, Konflik Renah Alai Siap Diselesaikan!

Pemerintah Kota Sungai Penuh bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi dalam proyek ini. Kegiatan normalisasi dilakukan di beberapa titik penting seperti Sungai Bungkal, Muara Jaya, Air Sempit, dan Batang Merao.

Langkah ini menjadi bagian dari visi-misi Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah untuk menciptakan Sungai Penuh yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir tahunan.

Normalisasi meliputi pengerukan, pelebaran, pendalaman, perapian alur, hingga penguatan tebing sungai. Tujuannya meningkatkan kapasitas aliran air serta memulihkan fungsi alami sungai agar mampu menampung debit hujan tinggi.

Baca Juga :  Wabup Khafidh Tinjau Alat Pendeteksi Dini, Pastikan Merangin Siaga Hadapi Bencana!

“Normalisasi ini bentuk komitmen kami mengantisipasi banjir. PUPR Kota Sungai Penuh sudah kami minta fokus pada normalisasi dan pembersihan sungai. Kami juga terus bersinergi dengan PU Provinsi Jambi dan BWSS VI,” tegas Wali Kota Alfin.

Meski demikian, pihaknya tetap waspada. Menurut Alfin, musim hujan tahun ini belum mencapai puncaknya seperti periode sebelumnya yang memicu banjir besar di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

“Normalisasi terbukti efektif sejauh ini, tapi kita tetap harus siaga menghadapi curah hujan yang bisa meningkat sewaktu-waktu,” tutupnya.(aka)

Berita Terkait

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh
Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci

Senin, 6 Juli 2026 - 19:35 WIB

190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:12 WIB

Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci

Berita Terbaru