Kenduri SKO Enam Luhah Sungai Penuh,Tradisi Budaya Warisan Leluhur

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemangku Adat (Dok,Leg Negeroi)

Para pemangku Adat (Dok,Leg Negeroi)

SUNGAI PENUH — Masyarakat adat Enam Luhah di Kota Sungai Penuh mulai mempersiapkan diri menyambut Kenduri SKO 2026, pesta adat terbesar yang terakhir kali berlangsung pada 2007.

Warga di berbagai dusun dan luhah bergotong royong membersihkan lingkungan, memperbaiki balai adat, dan menyiapkan perlengkapan upacara adat untuk pelaksanaan tahun depan.

Ketua Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Dpt. Maifendri, S.PKP, gelar Depati Santiodo Tuo Tiang Agama, menegaskan bahwa Kenduri SKO 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat adat untuk menghidupkan kembali tradisi leluhur.

“Kenduri SKO 2026 merupakan kenduri adat terbesar karena terakhir kali berlangsung 19 tahun lalu. Ini saat yang tepat untuk mengangkat kembali tradisi adat Sungai Penuh yang menjadi bagian dari kehidupan para leluhur,” ujar Maifendri, Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga :  Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka

Maifendri menjelaskan, Kenduri SKO tidak sekadar menjadi ritual adat, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antar-pemangku adat, ninik mamak, dan generasi muda.

“Kegiatan ini mempersatukan seluruh unsur adat sekaligus menjadi media untuk membimbing dan mengayomi anak kemenakan agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan tradisi turun-temurun,” katanya.

Ia menekankan bahwa makna Kenduri SKO terletak pada semangat kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan pelestarian nilai-nilai adat yang membentuk jati diri masyarakat Sungai Penuh. Maifendri mengajak seluruh luhah dan warga untuk berpartisipasi aktif demi menyukseskan acara tahun depan.

Baca Juga :  Petani Tanjab Barat Siap Kaya! Program Hilirisasi Kelapa Masuk Tahap Aksi

Warga juga mulai menggelar berbagai kegiatan pendukung, seperti latihan tari tradisional (tari iyo-iyo), pencak silat, persiapan pakaian adat, hingga pengangkatan calon pemangku adat yang akan berlangsung pada puncak Kenduri SKO 2026.

Antusiasme masyarakat terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda yang ingin kembali mengenal akar budayanya. Dengan semangat gotong royong, masyarakat Sungai Penuh bertekad menjadikan Kenduri SKO 2026 sebagai simbol kebangkitan adat dan budaya, serta pengingat bahwa nilai-nilai leluhur tetap hidup di tengah kemajuan zaman.

Penulis : Saka

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh
Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Senin, 6 Juli 2026 - 19:35 WIB

190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:12 WIB

Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:15 WIB

Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh

Berita Terbaru

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Nasional

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:19 WIB