BMKG: Cuaca Tak Menentu, Pagi Panas Sore Hujan,Ini Penjelasanya

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Cuaca Sedang Hujan (Dok : Istimewa)

Foto : Cuaca Sedang Hujan (Dok : Istimewa)

JAKARTA Cuaca di Indonesia akhir-akhir ini berubah cepat. Pagi dan siang terasa panas terik, sementara sore dan malam sering turun hujan deras disertai angin kencang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa perubahan ini menandai fase peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Ia menyebut, “Pagi hingga siang, matahari memancarkan panas maksimal karena langit cerah. Sore hingga malam, awan konvektif terbentuk dan menimbulkan hujan deras, petir, serta angin kencang.”

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah antara pukul 10.00–16.00 WIB. Beberapa kota besar, seperti Surabaya dan Palembang, mencatat suhu panas ekstrem hingga 37,6°C. Meskipun suhu akan menurun seiring masuknya musim hujan, masyarakat tetap perlu waspada terhadap efek panas berlebih.

Baca Juga :  Malaysia Klaim Durian, Indonesia Masih Puncaki Produksi

Hujan deras baru-baru ini menyebabkan pohon tumbang di Jakarta Selatan dan robohnya tiang listrik di Tangerang Selatan. BMKG meminta warga memperhatikan risiko dehidrasi, heatstroke, dan potensi banjir di wilayah rawan.

Guswanto menambahkan, cuaca panas terjadi karena posisi gerak semu matahari di selatan ekuator dan penguatan Monsun Australia yang membawa udara kering dan hangat. Wilayah Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua menerima radiasi matahari lebih intens, sehingga suhu lebih tinggi dari normal.

Baca Juga :  Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Jambi, BMKG Ingatkan Warga Siaga Cuaca Ekstrem

BMKG juga memperkirakan hujan lokal muncul akibat aktivitas konvektif sore hingga malam di beberapa wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua. Masyarakat diminta selalu siap menghadapi perubahan cuaca mendadak dan menjaga kesehatan selama masa pancaroba.(aka/tim)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap
Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya
Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”
Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari
Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%
Daftar Lengkap Anggota Dewan Energi Nasional 2026 yang Baru Dilantik Presiden Prabowo
Liburan Hemat 2026: Strategi Berburu Hotel Murah Singapura di Lokasi Strategis
Gelar Pertemuan Maraton di Hambalang, Presiden Prabowo Pantau Langsung Progres Program Strategis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:37 WIB

Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:24 WIB

Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:29 WIB

Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:31 WIB

Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%

Berita Terbaru