Bahlil Tegaskan Pemerintah Tutup Total Ekspor Mineral Mentah

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan paparan dalam MINERBA CONVEX 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan paparan dalam MINERBA CONVEX 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

JAKARTAMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak akan membuka kembali ekspor mineral mentah. Ia mengaku banyak pihak melobi agar aturan itu diubah, namun pemerintah tetap berpegang pada kebijakan hilirisasi.

“Banyak yang datang melobi saya supaya membuka ekspor barang mentah. Saya bilang, kalau begitu, apa bedanya kita dengan zaman VOC? Dulu mereka ambil barang mentah dari Indonesia, olah di luar negeri, dan jual lagi ke kita,” kata Bahlil saat membuka Minerba Convex 2025, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  Sri Sultan dan Paku Alam X Sampaikan Doa di Depan Jenazah PB XIII

Bahlil menyebut Indonesia sudah berada di jalur yang benar dalam membangun industri hilir. Ia menilai, kesuksesan hilirisasi membuat sebagian pihak di dalam dan luar negeri merasa tidak nyaman.
“Kita tidak akan mundur. Hilirisasi harus jalan terus,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Bahlil, tetap membuka peluang kerja sama dengan investor, tetapi hanya untuk pengembangan industri pengolahan di dalam negeri.

Baca Juga :  Heboh Bakso Babi di Kasihan Bantul, DMI dan MUI Beberkan Fakta Sebenarnya

Ia mencontohkan, larangan ekspor mineral mentah meningkatkan nilai ekspor nikel secara signifikan. Nilai ekspor yang semula sekitar US$ 3,3 miliar pada 2017–2018 melonjak menjadi US$ 35–40 miliar pada 2023–2024.
“Nilainya naik lebih dari sepuluh kali lipat. Ini bukti nyata bahwa hilirisasi menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Bahlil.(aka)

Berita Terkait

Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari
Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%
Daftar Lengkap Anggota Dewan Energi Nasional 2026 yang Baru Dilantik Presiden Prabowo
Liburan Hemat 2026: Strategi Berburu Hotel Murah Singapura di Lokasi Strategis
Gelar Pertemuan Maraton di Hambalang, Presiden Prabowo Pantau Langsung Progres Program Strategis
Presiden Prabowo Bersihkan Hutan: Cabut Izin 28 Perusahaan Nakal di Sumatera
Wartawan Kini “Kebal Hukum”! MK Resmi Larang Jerat Jurnalis Pakai Pasal Pidana
Lampu Hijau! Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Tol Lembah Anai, Cek Tahapannya Sekarang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:29 WIB

Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:31 WIB

Belum Ada Vaksin! Virus Nipah Mengintai Asia dengan Tingkat Kematian Hingga 75%

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:47 WIB

Daftar Lengkap Anggota Dewan Energi Nasional 2026 yang Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 26 Januari 2026 - 14:29 WIB

Liburan Hemat 2026: Strategi Berburu Hotel Murah Singapura di Lokasi Strategis

Senin, 26 Januari 2026 - 05:57 WIB

Gelar Pertemuan Maraton di Hambalang, Presiden Prabowo Pantau Langsung Progres Program Strategis

Berita Terbaru