Tepis Isu Sedot Air Danau, Humas PLTA KMH: Kami Hanya Gunakan 40 Persen

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Humas PT Kerinci Merangin Hydro Aslori

Manajer Humas PT Kerinci Merangin Hydro Aslori

SUNGAI PENUH – Pihak PLTA Merangin Hidro (KMH) akhirnya angkat bicara terkait fenomena menyusutnya debit air Danau Kerinci yang memicu kekhawatiran publik. Bertempat di Aula Hotel Mahkota Sungai Penuh, Kamis (5/2), Humas PLTA KMH, Asroli, memaparkan analisis mendalam di hadapan jurnalis dan aktivis LSM setempat. Ia menegaskan bahwa penurunan volume air danau murni terjadi akibat siklus alam dan intervensi teknis pada awan hujan.

Soroti Rendahnya Curah Hujan dan Peran BNPB

Dalam keterangannya, Asroli menepis tudingan bahwa operasional perusahaan menjadi dalang utama kekeringan tersebut. Ia menjelaskan bahwa intensitas hujan yang sangat minim sepanjang Januari menyebabkan pasokan air ke danau menurun drastis. Selain itu, ia membeberkan adanya langkah modifikasi cuaca yang memengaruhi kondisi lapangan.

Baca Juga :  Resmi Masuk Tahap Akhir! SK PPPK Paruh Waktu Kerinci Sungai Penuh Segera Dibagikan Ini Jadwalnya

“Kami bukan membela diri, tapi itulah yang terjadi, turunnya curah hujan. Biasanya BNPB memodifikasi agar hujan turun, namun kali ini mereka memodifikasi agar hujan tidak turun,” ungkap Asroli.

Tegaskan Rasio Penggunaan Air Hanya 40 Persen

Untuk meluruskan persepsi publik, Asroli merinci teknis penggunaan air pada tiga turbin pembangkit yang membutuhkan total 100 meter kubik per detik. Ia menekankan bahwa PLTA tidak mungkin menyerap seluruh kebutuhan tersebut dari danau karena akan mengakibatkan kekeringan total dalam waktu singkat. Sebagai solusinya, perusahaan membagi sumber energi air secara proporsional.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Pacu Proyek Jargas: 6.661 Rumah di Tanjab Barat Segera Nikmati Gas Murah

Asroli mengungkapkan bahwa PLTA KMH hanya mengambil 40 persen air dari Danau Kerinci. Sisanya, sebesar 60 persen kebutuhan operasional berasal dari aliran Sungai Batang Merangin. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyusutan serupa pernah melanda Danau Kerinci jauh sebelum proyek PLTA berdiri. Pada akhirnya, ia meyakinkan semua pihak bahwa perusahaan bekerja berdasarkan data prediksi yang akurat demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

Berita Terkait

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh
Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon
Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar
Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Berita Terbaru

Hutri Randa Menerima mandat Sebagai Ketua DPD Golkar Sungai Penuh

Daerah

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:27 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Nasional

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:19 WIB