Bupati Syukur Gerak Cepat: Antisipasi Banjir dan Longsor Lewat Pemetaan Risiko Merangin

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor Mitigasi Bencana Pemkab Merangin

Rakor Mitigasi Bencana Pemkab Merangin

MERANGIN — Pemerintah Kabupaten Merangin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Melalui Rapat Koordinasi yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (09/12), Bupati M. Syukur memimpin langsung konsolidasi bersama Forkopimda serta seluruh OPD terkait.

Dalam forum tersebut, Pemkab Merangin meninjau kondisi lapangan dan menetapkan sejumlah wilayah yang tergolong rawan banjir dan longsor. Pemerintah juga menyusun langkah mitigasi yang lebih konkret, mulai dari pendataan titik ancaman hingga penyusunan rute evakuasi.

Untuk memperkuat kesiapan, Pemkab Merangin menggelar simulasi penanganan bencana. Simulasi ini menguji kemampuan tim dalam mengevakuasi warga, mengatur logistik, dan menyalurkan bantuan ke daerah terdampak.

Baca Juga :  Ngopi di Horti Tani, M. Syukur Puji Kopi Arabika Kerinci yang Go Internasional

Usai rapat, Bupati M. Syukur menjelaskan pentingnya pemetaan wilayah sebelum bencana terjadi. “Pemerintah perlu gambaran menyeluruh agar kami bisa bergerak cepat. Kami berharap kondisi tetap aman, meski perkiraan cuaca menunjukkan risiko banjir dan longsor,” ujar M. Syukur.

Sebagai langkah lanjutan, setiap kecamatan akan berfungsi sebagai posko siaga bencana. Pemerintah meminta warga lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. “Saya mengimbau masyarakat menghindari titik-titik rawan. Kita antisipasi bersama agar tidak muncul korban,” kata Bupati.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemerintah dan DPRD Warnai HUT ke-17 Kota Sungai Penuh

Dalam kesempatan itu, M. Syukur juga menyinggung isu deforestasi, alih fungsi lahan, dan aktivitas tambang emas ilegal yang kerap disebut memicu kerentanan bencana. Ia menegaskan sudah menginstruksikan camat dan kepala desa untuk menjaga lingkungan dan memperkuat pengawasan. “Saya sudah mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kawasan kita. Kami terus mengambil langkah pencegahan,” tutupnya.(lie)

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru