Swasembada Pangan Dikebut, Merangin Butuh Tambahan 10.000 Hektar Sawah

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Merangin A Khafidh memimpin rapat swasembada pangan Merangin

Wabup Merangin A Khafidh memimpin rapat swasembada pangan Merangin

MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin terus mempercepat langkah menuju swasembada pangan. Untuk itu, daerah ini menargetkan penambahan 10.000 hektar lahan sawah guna memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

Target Sawah Jadi Kunci Swasembada

Sebagai langkah awal, Wakil Bupati Merangin A. Khafidh memimpin Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Swasembada Pangan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Merangin, Selasa (16/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, 247 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari 24 kecamatan hadir dan mengikuti pembahasan strategi percepatan swasembada.

Lebih lanjut, Khafidh menjelaskan bahwa Kabupaten Merangin memiliki tantangan geografis yang besar. Dengan luas wilayah mencapai 7.962 kilometer persegi, Merangin tercatat sebagai kabupaten terluas di Provinsi Jambi. Namun, hingga saat ini, luas lahan sawah yang tersedia baru sekitar 5.000 hektar.

Baca Juga :  Kode Redeem MLBB Aktif 13 Maret 2026: Skin & Fragment Gratis!

Oleh karena itu, Khafidh menegaskan bahwa Merangin membutuhkan minimal 15.000 hektar sawah untuk mencapai swasembada padi. Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah harus mengambil langkah strategis, yakni menambah 10.000 hektar lahan sawah atau mendorong pola tanam hingga tiga kali dalam setahun.

Peran PPL dan Dukungan Pemerintah Pusat

Meski menghadapi tantangan besar, Khafidh menyampaikan optimisme tinggi. Ia menilai peran penyuluh pertanian sangat menentukan keberhasilan program swasembada pangan di Merangin.

“Dengan kemampuan, keahlian, dan semangat yang Anda miliki, saya yakin swasembada pangan di Kabupaten Merangin bisa kita capai bersama,” tegasnya.

Selain itu, Khafidh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program dan kegiatan yang dijalankan oleh para PPL di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan penyuluh menjadi kunci utama percepatan swasembada.

Baca Juga :  Kenduri SKO Enam Luhah Sungai Penuh,Tradisi Budaya Warisan Leluhur

Sementara itu, untuk memperkuat langkah daerah, Kementerian Pertanian menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program swasembada pangan. Dukungan tersebut sejalan dengan anggaran Kementerian Pertanian yang mendekati Rp30 triliun.

Lebih jauh, Khafidh mengungkapkan bahwa usulan Pemerintah Kabupaten Merangin telah mendapat persetujuan. Pemerintah pusat memasukkan pengadaan alat mesin pertanian (traktor) serta pengembangan tanaman kopi seluas 400 hektar ke dalam rencana anggaran tahun depan.

Akhirnya, Khafidh menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada dukungan anggaran, melainkan pada eksekusi program di lapangan.

“Seluruh dukungan sudah tersedia. Sekarang, kita harus bergerak bersama dan memastikan program swasembada pangan benar-benar terwujud,” pungkasnya.(aka)

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru