Prabowo Beri Nilai 8, Kepala BGN: Kabinet Lulus di Tahun Pertama

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja seluruh kabinet dengan rata-rata nilai 8 dalam rapat paripurna setahun pemerintahan di Istana Negara, Senin  21 Oktober 2025  malam (Dok Tribunnews.com)

Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja seluruh kabinet dengan rata-rata nilai 8 dalam rapat paripurna setahun pemerintahan di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2025 malam (Dok Tribunnews.com)

JAKARTAKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menilai kinerja seluruh kabinet dengan rata-rata nilai 8 dalam rapat paripurna setahun pemerintahan di Istana Negara, Senin (20/10/2025) malam.

“Sidang kabinet pertama sudah selesai. Presiden memberi nilai 8 dan meminta kabinet melanjutkan kerja di tahun kedua,” kata Dadan.

Dadan menegaskan penilaian itu mencakup seluruh kementerian dan lembaga, termasuk BGN yang menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Itu untuk semua lembaga. Saya belum tahu nilai khusus untuk BGN, tapi kami ikut dalam penilaian umum,” ujarnya.

Dalam rapat itu, BGN memaparkan capaian program MBG yang telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Dadan menargetkan angka 40 juta penerima tercapai pada akhir Oktober.

Baca Juga :  Status Keanggotan Uya Kuya dan Eko Patrio di DPR Belum Jelas

“Saya berjanji kepada Presiden untuk mencapai 40 juta penerima di ulang tahun pertama pemerintahannya. Sekarang sudah 36,7 juta, dan kami kejar target itu sampai akhir bulan,” ucap Dadan.

Ia menuturkan tim MBG menambah 150 hingga 200 dapur MBG (SPPG) baru setiap hari. Setiap dapur melayani 450 hingga 600 penerima.
Menurut Dadan, pertumbuhan itu menunjukkan semangat tinggi dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Dadan menekankan bahwa BGN kini fokus meningkatkan kualitas dan keamanan pangan.
“Kami melengkapi semua SPPG dengan rapid test bahan baku dan alat sterilisasi food tray yang bisa mengeringkan dalam tiga menit pada suhu 120 derajat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Latih Ratusan Pemuda, Siapkan Generasi Tangguh dan Berdaya Saing Global

Ia juga mewajibkan setiap dapur MBG menggunakan air bersertifikat.
“Air yang kami pakai harus galonan atau isi ulang bersertifikat. Kami menjaga agar kualitas air tetap aman karena tidak semua daerah memiliki air layak konsumsi,” katanya.

Dadan menegaskan BGN hanya mengawasi dan mengatur tata kelola program, sedangkan instansi pelaksana yang menyalurkan bantuan.
Pemerintah menyiapkan Rp51,2 triliun, atau 75 persen dari total anggaran BGN, untuk program Makan Bergizi Gratis tahun ini.(aka)

Berita Terkait

United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia
Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India
Untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Ikut Menentukan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap
Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya
Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”
Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:52 WIB

United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:24 WIB

Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:45 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Ikut Menentukan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:37 WIB

Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya

Berita Terbaru