Hanya Secarik Kertas, Bayi di Mukai Tinggi Ditinggalkan Orang Tuanya

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan Bayi Laki Laki di Mukai Tinggi

Penemuan Bayi Laki Laki di Mukai Tinggi

KERINCI – Warga Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, menemukan seorang bayi laki-laki yang orang tuanya tinggalkan di pinggir jalan menuju kebun, Selasa (16/12/2025) pagi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Jendra Deli, petani asal Desa Mukai Hilir, Kecamatan Siulak, melihat bayi tersebut saat berangkat ke kebun. Ketika melintasi jalan di sekitar SMKN 2 Kerinci, Jendra mendapati seorang bayi laki-laki tergeletak di pinggir jalan bersama secarik kertas berisi pesan.

Melihat kondisi bayi itu, Jendra segera membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bukit Tengah untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menerima bayi itu, pihak Rumah Sakit Bukit Tengah langsung menghubungi Polsek Gunung Kerinci untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  DPRD Setujui RAPBD 2026, Pemkot Sungai Penuh Siap Jalankan Program Prioritas

Secarik kertas yang orang tua bayi tinggalkan di lokasi memuat pesan:
“Minggu, 14 Desember 2025. Nama: Dimas Sang Putra. Tolong jaga anak ini dan anggap sebagai anak sendiri. Terima kasih.”

Tim medis Rumah Sakit Bukit Tengah memeriksa kondisi bayi dan memastikan bayi itu dalam keadaan sehat. Bayi tersebut memiliki berat badan 4,2 kilogram dan panjang tubuh 48 sentimeter.

Menindaklanjuti kejadian itu, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi penemuan bayi. Polisi berkoordinasi dengan Kepala Desa dan perangkat Desa Mukai Tinggi serta menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kerinci. Petugas juga menyusun laporan resmi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Mulai Berbuah Hasil, Tapi Puncak Musim Hujan Masih Menanti”

Saat ini, Rumah Sakit Bukit Tengah merawat bayi laki-laki tersebut selama tujuh hari ke depan sambil menunggu proses administrasi. Setelah proses itu rampung, pihak terkait akan menyerahkan bayi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Kerinci.

Hingga kini, pihak kepolisian terus menelusuri identitas dan keberadaan orang tua bayi tersebut.(aka)

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru