BMKG: Energi Tektonik di Mentawai, Selat Sunda, dan Sumba Kian Kuat, Gempa Bisa Terjadi Sewaktu-Waktu

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi Peta Potensi Gempa Megathrust Mentawai,Selat Sunda dan Sumbawa (Istimewa)

Foto : ilustrasi Peta Potensi Gempa Megathrust Mentawai,Selat Sunda dan Sumbawa (Istimewa)

JAKARTABadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan ancaman gempa besar di tiga zona megathrust Indonesia: Mentawai, Selat Sunda, dan Sumba. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan bahwa ketiga wilayah itu kini mengalami peningkatan akumulasi energi tektonik yang dapat melepaskan gempa kuat kapan saja.

Energi Tektonik Terus Bertambah di Tiga Zona

Dalam rapat bersama Timwas Penanganan Bencana DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/11/2025), Teuku menegaskan, Mentawai, Selat Sunda, dan Sumba telah lama tidak melepaskan energi seismik. Kondisi tersebut menandakan adanya tekanan besar di bawah lempeng bumi.

Baca Juga :  DKPP Tegur Keras Ketua dan Anggota KPU Gara-Gara Naik Jet Pribadi

“Energi tektonik di tiga wilayah itu terus bertambah. Situasi ini bisa memicu gempa besar kapan pun tanpa tanda awal,” kata Teuku.

Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan Jadi Kunci

BMKG terus memantau aktivitas seismik di kawasan rawan dan mendorong pemerintah daerah memperkuat sistem mitigasi. Teuku menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa megathrust.

“Kita tidak bisa menunggu prediksi. Satu-satunya cara menghadapi ancaman ini adalah memperkuat kesiapan dan meningkatkan kesadaran publik,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri!

Daerah Paling Rawan

Titik zona megathrust Mentawai dikenal sebagai kawasan paling aktif secara seismik di barat Sumatra, sementara Selat Sunda menyimpan catatan sejarah tsunami besar. Di sisi lain, Sumba, yang selama ini relatif tenang, kini menunjukkan potensi tekanan lempeng yang semakin meningkat.

Teuku menambahkan, BMKG bersama lembaga terkait terus memantau pergerakan lempeng untuk memperbarui peta risiko gempa nasional. Ia juga mengajak masyarakat memahami jalur evakuasi dan langkah penyelamatan diri sejak dini.(tim)

Berita Terkait

United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia
Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan PM Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India
Untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Ikut Menentukan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap
Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya
Resmi! THR ASN 2026 Cair Pekan Pertama Ramadan Ini, Anggaran Naik Drastis”
Monsun Asia Mengamuk! BMKG Prediksi Hujan Sangat Lebat di 38 Provinsi Besok 30 Januari
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:52 WIB

United Tractors Gelar LKS Teknik Alat Berat di 4 Provinsi, Perkuat Pendidikan Vokasi Indonesia

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:24 WIB

Prabowo Ajak PM Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Indonesia dan India Mulai Kerja Sama Konservasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:45 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Masyarakat Ikut Menentukan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Hilirisasi Tahap II Rp 116 Triliun di Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:37 WIB

Penerimaan 30.000 SPPI,Lihat Jadwal dan Syaratnya

Berita Terbaru