Petani Tanjab Barat Siap Kaya! Program Hilirisasi Kelapa Masuk Tahap Aksi

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Katamso, Smenerima kunjungan Head of Staple Fibre Technologies Aachen University, Jerman, Justin Kuhn, bersama Ketua Bidang Pemasaran Dewan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI), Galih Batara Muda, di Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin malam  27 Oktober 2025 (Dok : Pemkab Tanung Jabung Barat)

Wakil Bupati Katamso, Smenerima kunjungan Head of Staple Fibre Technologies Aachen University, Jerman, Justin Kuhn, bersama Ketua Bidang Pemasaran Dewan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI), Galih Batara Muda, di Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin malam 27 Oktober 2025 (Dok : Pemkab Tanung Jabung Barat)

TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menegaskan komitmennya untuk membangun industri kelapa terpadu. Wakil Bupati Dr. H. Katamso,  menerima kunjungan Head of Staple Fibre Technologies Aachen University, Jerman, Justin Kuhn, bersama Ketua Bidang Pemasaran Dewan Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI), Galih Batara Muda, di Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin malam (27/10).

Bahas Strategi Hilirisasi Kelapa

Pertemuan tersebut menyoroti langkah strategis mempercepat hilirisasi dan industrialisasi kelapa di Tanjung Jabung Barat. Daerah ini memiliki lahan kelapa seluas 50.492 hektare di tujuh kecamatan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Pemerintah menargetkan konversi produksi kelapa mentah menjadi produk turunan bernilai ekspor. Dengan dukungan teknologi dan riset, Tanjung Jabung Barat ingin membangun rantai industri kelapa yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Sebagian besar warga kami hidup dari kelapa. Kami ingin hasilnya naik kelas lewat produk olahan yang bernilai tinggi,” tegas Wabup Katamso saat berdialog dengan Justin Kuhn dalam bahasa Inggris.

Baca Juga :  Percepatan MBG Di Merangin,Bupati M.Syukur Bertemu Kepala BGN

Perkuat Kolaborasi Global

Katamso menilai, kerja sama dengan Aachen University dan RoeKI membuka peluang besar untuk transfer teknologi dan penguatan sumber daya manusia. Ia mendorong pembentukan sekolah kejuruan perkelapaan (vocational school) agar petani dan penyuluh memahami proses modern pengolahan kelapa.

“Kami tidak ingin berhenti pada rencana. Kami siap menandatangani MoU dan langsung bergerak membangun industri kelapa terpadu yang memberi hasil nyata bagi petani,” ujar Katamso.

Kolaborasi lintas negara ini juga menjadi bagian dari program besar pemerintah dalam RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045, yang menetapkan kelapa sebagai komoditas strategis nasional.

RoeKI Siapkan Tanjab Barat Jadi Prototipe Nasional

Ketua Bidang Pemasaran RoeKI, Galih Batara Muda, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemkab Tanjung Jabung Barat.

“Kami menempatkan Tanjab Barat sebagai prioritas utama hilirisasi kelapa. Potensinya besar, komitmennya kuat. Daerah ini bisa menjadi contoh nasional industri kelapa terpadu,” tegas Galih.

Baca Juga :  Wakil Bupati Katamso Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-60 Kabupaten Bungo

RoeKI bersama Aachen University siap menyediakan pendampingan teknologi, riset serat kelapa, hingga pengembangan sistem produksi ramah lingkungan.

Bangun Ekonomi Petani Melalui Inovasi

Pemkab Tanjung Jabung Barat menargetkan terbentuknya ekosistem industri kelapa berorientasi ekspor yang mampu menciptakan nilai tambah bagi petani. Program ini juga akan memperluas lapangan kerja baru, menggerakkan UMKM berbasis kelapa, dan memperkuat posisi daerah sebagai sentra kelapa nasional.

“Kami ingin Tanjab Barat menjadi pusat inovasi kelapa Indonesia. Setiap produk kelapa harus mencerminkan kemajuan, bukan sekadar komoditas mentah,” tegas Katamso.

Pertemuan itu turut dihadiri Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Johan Hendry Bororing, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, serta sejumlah kepala OPD dan camat.(

Berita Terkait

Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon
Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar
Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci

Senin, 6 Juli 2026 - 19:35 WIB

190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)

Berita Terbaru

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Nasional

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:19 WIB