Bewarna Merah,Kantor Walikota Sungai Penuh Mirip Kantor Partai

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Walikota Sungai Penuh

Kantor Walikota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH – Tampilan Kantor Wali Kota Sungai Penuh kini memicu perbincangan hangat di tengah masyarakat. Warga melontarkan kritik tajam karena dominasi warna pada gedung pusat pemerintahan tersebut sangat identik dengan identitas salah satu partai politik. Publik menganggap hal ini mencederai prinsip netralitas yang seharusnya melekat pada fasilitas negara.

Sentimen Publik Terhadap Simbol Politik

Masyarakat berpendapat bahwa pilihan warna cat saat ini menggiring opini negatif dan menciptakan kesan keberpihakan politik yang kuat. Isu ini menjadi sangat sensitif mengingat warga terus menuntut pemerintah daerah untuk mewujudkan birokrasi profesional yang bersih dari pengaruh kepentingan politik praktis.

Baca Juga :  Bupati Merangin dan Bengkulu Selatan Bertemu, Konflik Renah Alai Siap Diselesaikan!

Mengingat Wali Kota sebelumnya, Ahmadi Zubir, merupakan tokoh kader PDI Perjuangan, sebagian besar masyarakat kini menggantungkan harapan pada kepemimpinan Wali Kota Alfin. Mereka mendesak agar Wali Kota Alfin segera mengubah wajah kantor pemerintahan tersebut dengan palet warna yang lebih netral dan inklusif.

Gelombang Aspirasi di Ruang Digital

Keresahan ini juga merambah ke jagat media sosial. Salah seorang warga secara terbuka menyampaikan keberatannya melalui platform digital. “Kalau bisa menggantilah warna cat kantor wali kota itu. Warna yang lama agak rada-rada gimana gitu. Jangan ‘abeang (merah)’ itu lagi,” tulis Angga dalam sebuah unggahan di akun Facebook pribadinya.

Baca Juga :  Penertiban Pasar Bawah Bangko Segera Jalan, Wabup Merangin Tekankan Cara Persuasif

Bagi warga, kebijakan mengecat ulang gedung merupakan langkah krusial untuk menghapus stigma keberpihakan terhadap kekuatan politik tertentu. Selain itu, tindakan nyata ini akan menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kota Sungai Penuh.

Menanti Kebijakan Inklusif

Kini, publik menunggu respons bijak dari Wali Kota Alfin dalam menanggapi aspirasi tersebut. Perubahan ini masyarakat harapkan mampu menciptakan suasana pemerintahan yang lebih profesional, terbuka, dan mampu merepresentasikan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang afiliasi politik***

Berita Terkait

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh
Jelang Kenduri Sko, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Turunkan dan Bersihkan Benda Pusaka
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci

Senin, 6 Juli 2026 - 19:35 WIB

190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:12 WIB

Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci

Berita Terbaru