Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memimpin langsung kegiatan yang diikuti Wakil Bupati Kerinci Murison , Ketua DPRD Hutri Randa, unsur Forkopimda, TNI–Polri, Basarnas, Satpol PP, BPBD Sungai Penuh–Kerinci, Tagana, PMI, serta relawan tangguh bencana.
Apel ini menjadi langkah nyata untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap siaga menghadapi peningkatan curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci.
Dalam arahannya, Azhar Hamzah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman bencana. Ia meminta semua pihak bergerak cepat dan kompak saat kondisi darurat terjadi.“Kita tidak boleh lengah. Semua unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, harus saling mendukung agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat,” tegas Azhar.
Azhar juga mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang meningkat akibat fenomena La Nina. Berdasarkan laporan BMKG, fenomena ini akan berlangsung hingga Februari 2026 dan dapat memicu hujan lebat di wilayah Jambi bagian barat.
“Saya mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan memperhatikan kondisi sekitar, terutama di daerah rawan banjir dan longsor,” ujarnya.
Apel ini menandai komitmen bersama seluruh elemen tanggap darurat untuk meningkatkan kesiapan, memperkuat koordinasi, dan mempercepat respon ketika bencana melanda wilayah Sungai Penuh dan Kerinci.(lie)









