Musang King: Durian Asal Malaysia Yang Rajai Asia

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALAYSIA – Musang King tampil sebagai raja durian modern yang memikat pencinta kuliner di Malaysia, Singapura, Indonesia hingga Tiongkok. Varietas premium ini menghadirkan perpaduan rasa pahit dan manis yang kuat, lengkap dengan aroma pekat yang langsung menyentuh indera penciuman. Di Malaysia, Musang King memimpin daftar durian favorit, sementara masyarakat Singapura mengenalnya sebagai Mao Shan Wang. Popularitasnya terus meluas dan membuat pasar Tiongkok menjulukinya “Durian Hermes” karena harganya yang tinggi dan kesan mewahnya.

Awal Mula dari Pohon Raja Kunyit

Kisah Musang King bermula dari sebuah pohon Raja Kunyit yang tumbuh pada tahun 1970 di Pulau Raya, Tanah Merah,Negeri Kelantan,Malaysia. Warna daging buahnya yang kuning pekat menyerupai kunyit langsung mencuri perhatian. Pada 1980-an, Tan Lai Fook dari Raub, Pahang menemukan pohon Raja Kunyit di Gua Musang. Ia membawa cabangnya ke Raub untuk dicangkok dan menghasilkan generasi baru durian yang cepat menarik minat para pekebun. Dari sinilah nama Musang King lahir dan membawa identitas Gua Musang sebagai tempat asalnya.

Baca Juga :  From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Penemuan Genom yang Memperkuat Keunikan

Pada 2017, para peneliti berhasil mengurutkan genom Musang King secara lengkap. Mereka menemukan peningkatan aktivitas metabolisme sulfur dan etilen yang menjelaskan aroma tajam serta rasa khas Musang King. Temuan itu menunjukkan perbedaan signifikan ketika membandingkannya dengan varietas lain seperti Mon Thong.

Baca Juga :  SPPG Merangin Dorong Ketahanan Pangan, 16 Ribu Warga Sudah Terlayani

Produktivitas Tinggi dan Ciri Fisik yang Mudah Dikenali

Pohon Musang King mulai menghasilkan buah pada usia 4–6 tahun. Pada dua hingga tiga musim awal, satu pohon menghasilkan sekitar 30–50 buah. Ketika sudah dewasa, produksinya melonjak hingga 250 buah setiap tahun. Berat satu buah bisa mencapai 4 kilogram. Kulitnya tampil dengan warna hijau kusam, durinya berbentuk piramida, dan bagian bawah buah menampilkan pola menyerupai bintang. Daging buahnya berwarna kuning cerah dengan tekstur tebal serta rasa pahit-manis yang menjadi identitas utama Musang King.(tim)

Berita Terkait

Liburan ke Kerinci? Ini Daftar Penginapan dengan Panorama Gunung Terbaik
Payung di Jepang, Lebih dari Sekadar Pelindung Hujan: Simbol Pemikat Arwah
Hotel Murah di Bali: 15 Pilihan Nyaman di Bawah Rp400 Ribu
Tiket Pesawat Turun 14%! Kemenparekraf Ajak Warga Liburan di #IndonesiaAja Saat Nataru
Pendakian Gunung Kerinci Kini Bawa Manfaat Ekonomi Langsung ke Warga Solok Selatan
Pernah Hiasi Uang Rp5.000, Begini Keindahan Nyata Gunung Kelimutu di Flores
Wisata Sunrise Candi Borobudur Dibuka Lagi,Ini Harga Tiketnya..
Asal-usul Danau Singkarak: Cerita Rakyat Minangkabau yang Hidup di Tengah Alam Nan Elok
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 10:00 WIB

Liburan ke Kerinci? Ini Daftar Penginapan dengan Panorama Gunung Terbaik

Selasa, 18 November 2025 - 20:00 WIB

Musang King: Durian Asal Malaysia Yang Rajai Asia

Kamis, 6 November 2025 - 14:00 WIB

Payung di Jepang, Lebih dari Sekadar Pelindung Hujan: Simbol Pemikat Arwah

Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:00 WIB

Hotel Murah di Bali: 15 Pilihan Nyaman di Bawah Rp400 Ribu

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:00 WIB

Tiket Pesawat Turun 14%! Kemenparekraf Ajak Warga Liburan di #IndonesiaAja Saat Nataru

Berita Terbaru

Daftar kode redeem Genshin Impact terbaru 23 Januari 2026 dengan latar belakang hadiah Primogems

Tech & Games

Kode Redeem Genshin Impact 23 Januari 2026: Klaim Primogems Gratis!

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:46 WIB