Gara-gara AI, Ringgit Malaysia Melesat Jadi yang Terkuat di Asia

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Uang Ringgit Malaysia

Mata Uang Ringgit Malaysia

KUALA LUMPUR – Mata uang Ringgit Malaysia mencatatkan rekor gemilang dengan menembus posisi terkuatnya dalam tujuh tahun terakhir. Keberhasilan ini berpangkal dari besarnya kepercayaan pasar terhadap peran strategis Malaysia dalam rantai pasok kecerdasan buatan (artificial intelligence) global serta proyeksi ekonomi nasional yang terus membaik.

Memasuki perdagangan Senin, Ringgit menguat tajam sebesar 0,8% ke angka 3,9750 per dolar AS. Pencapaian ini sekaligus menjadi nilai tukar tertinggi sejak Juni 2018. Bahkan, Gama Asset Management SA memprediksi mata uang jiran ini bakal terus melaju hingga mencapai level 3,9 per dolar AS pada penutupan kuartal ini.

Ekspansi Pusat Data Membuka Peluang Baru

Selain mengandalkan daya beli domestik yang tetap kokoh, Malaysia memacu pertumbuhan ekonominya melalui lonjakan sektor pariwisata. Tak hanya itu, pembangunan pusat data (data center) secara masif di berbagai wilayah kini menjadi magnet utama bagi para pemodal internasional.

Baca Juga :  Rosan ‘Ngerem’ Luhut: Utang Whoosh Belum Bisa Diteken Presiden

Leonard Kwan, Manajer Dana dari T. Rowe Price Hong Kong, menegaskan bahwa ketersediaan energi yang melimpah menjadikan Malaysia sebagai primadona baru di Asia. “Kombinasi sumber daya energi untuk pusat data dan sektor pariwisata yang pulih cepat menempatkan Ringgit di posisi yang sangat menguntungkan,” jelasnya.

Dominasi Ringgit di Kawasan Asia

Memasuki awal 2026, Ringgit resmi memegang predikat sebagai mata uang dengan performa paling unggul di Benua Kuning. Hebatnya, realita di lapangan saat ini telah melampaui seluruh estimasi awal para analis keuangan untuk periode kuartal pertama.

Para ahli strategi dari Goldman Sachs turut menyoroti bahwa ekspor komponen teknologi dan aliran investasi asing langsung (FDI) menjadi faktor kunci. Ditambah lagi, keputusan Bank Negara Malaysia (BNM) yang tetap konsisten mempertahankan suku bunga acuan diprediksi bakal membuat Ringgit terus mengasapi mata uang negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia Mata Uang Terkuat di Asia Saat Ini

Arus Modal Asing Kian Deras

Keperkasaan mata uang ini semakin solid seiring kembalinya para investor global ke pasar modal lokal. Sebagai catatan, aliran dana asing tercatat mencapai US$ 256 juta hanya dalam bulan ini. Kondisi tersebut secara langsung mengangkat indeks utama FTSE Bursa Malaysia KLCI ke titik tertingginya dalam kurun waktu tujuh tahun.

Di sisi lain, kebijakan suku bunga BNM yang diperkirakan bertahan hingga 2027 akan mempersempit jarak dengan suku bunga AS (The Fed) yang cenderung melonggar. Walhasil, daya saing aset-aset Malaysia menjadi jauh lebih menarik bagi investor dunia.

“Tren teknologi AI dan permintaan ekspor yang tinggi benar-benar menggerakkan tenaga baru bagi Ringgit,” tutup Jeff Ng, Kepala Strategi Makro di Sumitomo Singapura***

Berita Terkait

Intip Cara Mudah Dapatkan Uang Secara Online yang Halal dan Legal
Ringgit Malaysia Mata Uang Terkuat di Asia Saat Ini
Mulai 12 November, Citilink Layani Penerbangan Domestik dari Terminal 1C
Artotel Bangun Hotel Bernuansa Alam di Jantung Hutan Merangin, Ada Fasilitas Glamping Mewah!
Amran Sulaiman Umumkan Penurunan Harga Pupuk Nasional
Ini Besaran Tarif Listrik PLN Bulan Oktober – Desember 2025
Rosan ‘Ngerem’ Luhut: Utang Whoosh Belum Bisa Diteken Presiden
KAI Hadapi Tekanan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, Pemerintah Tegaskan Tak Tanggung Beban
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:17 WIB

Intip Cara Mudah Dapatkan Uang Secara Online yang Halal dan Legal

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:41 WIB

Gara-gara AI, Ringgit Malaysia Melesat Jadi yang Terkuat di Asia

Sabtu, 15 November 2025 - 12:00 WIB

Ringgit Malaysia Mata Uang Terkuat di Asia Saat Ini

Kamis, 6 November 2025 - 12:00 WIB

Mulai 12 November, Citilink Layani Penerbangan Domestik dari Terminal 1C

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:00 WIB

Artotel Bangun Hotel Bernuansa Alam di Jantung Hutan Merangin, Ada Fasilitas Glamping Mewah!

Berita Terbaru