APBD Merangin 2026 Tertekan, Bupati M. Syukur Paparkan Langkah Penyelamatan Anggaran

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Merangin M.Syukur (Kominfo)

Foto : Bupati Merangin M.Syukur (Kominfo)

MERANGIN – Bupati  M. Syukur, memberikan jawaban langsung atas seluruh pandangan fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan RAPBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna, Jumat malam (28/11). Ia memulai pemaparan dengan menguraikan kondisi keuangan daerah dan strategi Pemerintah Kabupaten Merangin dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang cukup tajam.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab tetap menjaga komitmen menjalankan program prioritas visi “Merangin Baru”, meski anggaran mengalami tekanan berat. TKD dari Pemerintah Pusat turun sekitar Rp247 miliar, sehingga Pemkab harus memangkas berbagai alokasi non-esensial.

“Kami mengurangi perjalanan dinas, menahan kegiatan seremonial, dan mengalihkan anggaran ke sektor prioritas,” tegas M. Syukur.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab kini mengatur alokasi anggaran per OPD berdasarkan skala prioritas. Fokus utama mencakup Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor pendidikan dan kesehatan, belanja wajib dan mengikat, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Baca Juga :  Drainase Disulap Jadi Septic Tank, Bupati M. Syukur Geram Saat Sidak di Bangko

Fokus Infrastruktur

Di sektor infrastruktur, Pemkab mengarahkan belanja pembangunan dan perbaikan sebesar 16,09% dari total belanja daerah di luar belanja transfer. Anggaran untuk jalan dan jembatan mencapai 22,46% dari total porsi infrastruktur pelayanan publik. Bupati menekankan bahwa pembangunan berjalan secara proporsional dan berkeadilan, terutama di wilayah yang aksesnya buruk atau mengalami kerusakan berat.

Pendidikan dan Kesehatan Tetap di Puncak Prioritas

Anggaran kesehatan mencapai sekitar Rp255,5 miliar, yang dialokasikan untuk peningkatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit, pengadaan obat, serta penguatan SDM kesehatan. Sektor pendidikan juga mendapat porsi besar demi memenuhi SPM.

Strategi Mengurangi Ketergantungan pada TKD

Pemkab mulai mendorong kemandirian fiskal melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan empat langkah utama:

  1. Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah.

  2. Hilirisasi produk unggulan, terutama pertanian, perkebunan, dan peternakan.

  3. Penguatan sektor pariwisata untuk menambah pemasukan.

  4. Optimalisasi kinerja BUMD, termasuk penyertaan modal dan subsidi agar mampu menyumbang PAD lebih besar.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Minta RT Aktif, Salurkan 150 Paket Sembako Berdasarkan Data Tunggal

Soal Penurunan TPP ASN

Bupati juga mengulas kebijakan penurunan TPP ASN sebesar 50%. Ia memastikan bahwa Pemkab tetap menjaga performa aparatur melalui pengawasan ketat, evaluasi rutin, dan sistem promosi berbasis merit.

Penguatan Tata Kelola

Bupati menutup paparan dengan komitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. “Kami menjalankan pengadaan barang dan jasa berkapasitas besar melalui SPSE dan menggandeng APIP, BPKP, serta BPK dalam proses audit,” ujarnya.(lie)

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru