Tak Mau Main-main, Wabup Khafid Perintahkan Camat Pantau Pencegahan Stunting Langsung ke Lapangan

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Khafid membuka rapat koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Merangin 2025 di Aula Depati Payung Bappeda, Kamis 23 Oktober 2025 (Dok : Diskominfo Merangin)

Foto : Khafid membuka rapat koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Merangin 2025 di Aula Depati Payung Bappeda, Kamis 23 Oktober 2025 (Dok : Diskominfo Merangin)

MERANGIN Wakil Bupati Merangin H. A. Khafid membuka rapat koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Merangin 2025 di Aula Depati Payung Bappeda, Kamis (23/10).

Rakor itu menyoroti langkah konkret Pemkab Merangin dalam menekan angka stunting sekaligus mempublikasikan data stunting tahun 2025. Pemerintah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada mantan Sekda Merangin Fajarman, PT SAL, dan Baznas Merangin atas kontribusi besar mereka dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam arahannya, Wabup Khafid meminta para camat turun langsung ke desa untuk mengawasi kondisi masyarakat.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Januari 2026: Event TOTY 26 Hadirkan Banyak Hadiah

“Camat harus memahami wilayahnya. Kalau menemukan kasus stunting, segera laporkan dan ambil tindakan cepat,” tegas Khafid.

Khafid memaparkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) yang menunjukkan angka stunting Merangin naik dari 14,5% pada 2022 menjadi 14,9% pada 2023, lalu turun tajam menjadi 9,6% pada 2024.
Data EPPGBM juga mencatat penurunan dari 3,11% pada 2022 menjadi 2,32% pada 2024.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hamzah Lantik Staf Ahli dan Tiga Pejabat Lainya

Ia menegaskan komitmen Pemkab Merangin untuk terus menekan dan Pencegahan stunting melalui kerja sama lintas sektor dalam TP3S. Program ini melibatkan seluruh elemen dari kabupaten hingga desa agar setiap intervensi tepat sasaran, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang berisiko stunting.

Rakor tersebut menghadirkan para camat, kepala puskesmas, serta perwakilan OPD. Tiga narasumber dari Jambi, yaitu Ade Irawansyah, Nanda Simatupang, dan Feri Sihotang, memaparkan strategi percepatan penurunan stunting di daerah.

Berita Terkait

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Bupati Monadi dan PT KMH Restoking Penyebaran Ikan Endemik di Danau Kerinci
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:18 WIB

Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!

Berita Terbaru