JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UT) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia melalui penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Teknik Alat Berat (TAB). Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan pemerintah daerah dan sekolah vokasi di empat provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.
Pelaksanaan LKS berlangsung secara bertahap mulai April hingga Juni 2026 dengan melibatkan puluhan sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain menjadi ajang adu kemampuan, kompetisi ini juga memberikan pengalaman belajar berbasis industri melalui pendampingan praktisi profesional, sistem penilaian sesuai standar dunia kerja, serta dukungan fasilitas pelatihan yang relevan.
Di Jawa Timur, kompetisi dipusatkan di SMK Negeri 5 Surabaya dan diikuti oleh 16 Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT). Para peserta diuji kemampuan teknis serta keterampilan kerja yang menjadi kebutuhan utama industri alat berat.
Sementara itu, pelaksanaan LKS di Jawa Tengah berlangsung di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, Banyumas. Sebanyak 16 SMK dari 11 kabupaten dan kota ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan Nia Aulia Jayanti dari SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh meraih prestasi, sekaligus menunjukkan meningkatnya partisipasi perempuan di bidang Teknik Alat Berat.
Di Sulawesi Selatan, penyelenggaraan LKS Teknik Alat Berat mencatat sejarah baru sebagai kompetisi tingkat provinsi pertama untuk bidang tersebut. Kegiatan yang berlangsung di Training Center Corporate University UT Cabang Makassar ini terselenggara melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya membangun ekosistem pembinaan talenta vokasi secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Hery Sumiharto, SE, M.Ed., menilai kompetisi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri.
“Menyiapkan tenaga kerja unggul dimulai dari keberanian berinvestasi pada generasi muda. Melalui LKS Teknik Alat Berat, UT bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi, tetapi sebuah ekosistem pembinaan talenta yang menghubungkan ruang kelas dengan dunia industri,” ujarnya.
Sementara di Kalimantan Selatan, LKS Teknik Alat Berat digelar di Kantor Cabang UT Banjarmasin dengan melibatkan 13 SMK dari berbagai daerah. Kompetisi tersebut menjadi sarana seleksi sekaligus pembinaan bagi peserta yang akan mewakili provinsi pada ajang LKS tingkat nasional.
CSR Manager United Tractors, Himawan Sutanto, menegaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing bangsa.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
“United Tractors meyakini bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri merupakan fondasi penting dalam mencetak talenta yang unggul dan siap kerja. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” kata Himawan.
Melalui penyelenggaraan LKS Teknik Alat Berat, United Tractors berharap semakin banyak lulusan SMK yang memiliki kompetensi tinggi, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi UT for Education and Bright Future (UTFUTURE) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri, dan berkelanjutan.
Penulis : Arshaka
Editor : Tim Redaksi
















