Krisis Air Danau Kerinci: Pakar Geologi UGM Desak Evaluasi Pintu Air PLTA dan Reboisasi Hulu

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debit Air Danau Kerinci Merosot Tajam

Debit Air Danau Kerinci Merosot Tajam

KERINCI – Fenomena penyusutan air Danau Kerinci mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam beberapa pekan terakhir, volume air menurun drastis hingga menyingkap dasar danau yang selama ini tersembunyi. Hamparan bebatuan dan lumpur kering kini mendominasi pemandangan, memicu kekhawatiran massal bagi penduduk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Ancaman Nyata bagi Penghidupan Warga

Kondisi ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada ekosistem danau. Yudi, warga Sanggaran Agung, memberikan kesaksian bahwa krisis kali ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah yang ia ingat.

“Dahulu air hanya surut sedikit. Namun sekarang, danau mengering hingga memperlihatkan batu-batu di dasarnya. Kami belum pernah menyaksikan kondisi separah ini sebelumnya,” ungkap Yudi.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Berbagi di HUT ke-76, Pasukan Oranye Jadi Prioritas

Analisis Pakar: Tarik Ulur Kepentingan Energi dan Lingkungan

Menanggapi situasi ini, pakar Geologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr.Eng. Ir. Akmaluddin Thalib, S.T., M.T., IPM, memberikan analisis mendalam. Ia mengidentifikasi adanya ketidakseimbangan antara operasional teknis dan pelestarian alam.

Akmaluddin mendesak pihak terkait untuk segera mengaudit pintu air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mengonsumsi aliran danau. “Kita harus mengecek apakah pintu air PLTA terbuka melebihi ambang batas minimal. Jika debit yang keluar terlalu besar sementara pasokan dari hulu minim, maka permukaan danau pasti merosot tajam,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, ia menyoroti kerusakan parah pada kawasan hutan sebagai faktor pengunci krisis. Tanpa tutupan hutan yang memadai, wilayah tangkapan air kehilangan kemampuan menyimpan cadangan air hujan. Akibatnya, sungai-sungai mengering lebih cepat saat musim kemarau tiba.

Baca Juga :  Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini Terbaru 09 Maret 2026,Primogems Gratis!

Solusi Terintegrasi demi Kelestarian

Penyusutan ini bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman bagi sektor perikanan dan irigasi pertanian. Akmaluddin menegaskan bahwa penyelamatan Danau Kerinci membutuhkan pendekatan menyeluruh. Pengawasan ketat terhadap manajemen air PLTA harus berjalan beriringan dengan pemulihan hutan di daerah hulu.

Pesan kuat dari fenomena ini adalah rapuhnya keseimbangan alam di pegunungan Sumatra. Tanpa langkah nyata dalam membenahi tata kelola air dan menghentikan deforestasi, masyarakat Kerinci terancam menghadapi kekeringan ekstrem sebagai bencana rutin di masa depan***

Berita Terkait

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Gubernur Al Haris, Wali Kota Alfin dan Bupati Monadi Dianugerahi Gelar Adat Kehormatan oleh Enam Luhah Sungai Penuh
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Batang Merangin
Festival Minangkabau 2026 Masuk KEN, Dorong Pariwisata dan UMKM Sumbar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci

Senin, 6 Juli 2026 - 19:35 WIB

190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:12 WIB

Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci

Berita Terbaru