Krisis Air Danau Kerinci: Pakar Geologi UGM Desak Evaluasi Pintu Air PLTA dan Reboisasi Hulu

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debit Air Danau Kerinci Merosot Tajam

Debit Air Danau Kerinci Merosot Tajam

KERINCI – Fenomena penyusutan air Danau Kerinci mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam beberapa pekan terakhir, volume air menurun drastis hingga menyingkap dasar danau yang selama ini tersembunyi. Hamparan bebatuan dan lumpur kering kini mendominasi pemandangan, memicu kekhawatiran massal bagi penduduk Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Ancaman Nyata bagi Penghidupan Warga

Kondisi ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada ekosistem danau. Yudi, warga Sanggaran Agung, memberikan kesaksian bahwa krisis kali ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah yang ia ingat.

“Dahulu air hanya surut sedikit. Namun sekarang, danau mengering hingga memperlihatkan batu-batu di dasarnya. Kami belum pernah menyaksikan kondisi separah ini sebelumnya,” ungkap Yudi.

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026

Analisis Pakar: Tarik Ulur Kepentingan Energi dan Lingkungan

Menanggapi situasi ini, pakar Geologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr.Eng. Ir. Akmaluddin Thalib, S.T., M.T., IPM, memberikan analisis mendalam. Ia mengidentifikasi adanya ketidakseimbangan antara operasional teknis dan pelestarian alam.

Akmaluddin mendesak pihak terkait untuk segera mengaudit pintu air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mengonsumsi aliran danau. “Kita harus mengecek apakah pintu air PLTA terbuka melebihi ambang batas minimal. Jika debit yang keluar terlalu besar sementara pasokan dari hulu minim, maka permukaan danau pasti merosot tajam,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, ia menyoroti kerusakan parah pada kawasan hutan sebagai faktor pengunci krisis. Tanpa tutupan hutan yang memadai, wilayah tangkapan air kehilangan kemampuan menyimpan cadangan air hujan. Akibatnya, sungai-sungai mengering lebih cepat saat musim kemarau tiba.

Baca Juga :  Brokoli Hijau,Ini 6 Manfaatnya Salah Salah Satunya Menjaga Kesehatan Jantung

Solusi Terintegrasi demi Kelestarian

Penyusutan ini bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman bagi sektor perikanan dan irigasi pertanian. Akmaluddin menegaskan bahwa penyelamatan Danau Kerinci membutuhkan pendekatan menyeluruh. Pengawasan ketat terhadap manajemen air PLTA harus berjalan beriringan dengan pemulihan hutan di daerah hulu.

Pesan kuat dari fenomena ini adalah rapuhnya keseimbangan alam di pegunungan Sumatra. Tanpa langkah nyata dalam membenahi tata kelola air dan menghentikan deforestasi, masyarakat Kerinci terancam menghadapi kekeringan ekstrem sebagai bencana rutin di masa depan***

Berita Terkait

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh
Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon
Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar
Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dorong Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci
190 Pemangku Adat Luhah Rio Jayo Dikukuhkan,Pegang Teguh Sumpah (Perbayo)
Bupati Kerinci dan Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Kerinci
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Penjaringan Ketua Golkar Sungai Penuh Resmi Dibuka, Ini 10 Syarat Bakal Calon

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Polres Kerinci Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan dan Perusakan Rumah di Sebukar

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:37 WIB

Rakor Penanggulangan Geng Motor, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:48 WIB

Benarkah Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Segera Cair,Simak Penjelasanya

Berita Terbaru

Hutri Randa Menerima mandat Sebagai Ketua DPD Golkar Sungai Penuh

Daerah

Hutri Randa Resmi Terpilih sebagai Ketua Golkar Sungai Penuh

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:27 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik enam Pejabat Eselon I Kejaksaan Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 24 Juli 2026.

Nasional

Jaksa Agung Resmi Lantik 6 Pejabat Baru

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:19 WIB