Katamso Tegaskan Aksi Nyata Tekan Stunting, Tanjab Barat Targetkan Nol Kasus di 2025

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso

Foto : Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menggerakkan upaya konkret untuk menekan angka stunting. Wakil Bupati H. Katamso, menegaskan pentingnya kerja bersama seluruh elemen masyarakat agar percepatan penurunan stunting berjalan maksimal.

Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (12/11), Katamso menyerukan setiap instansi memperkuat sinergi dan tanggung jawabnya. Ia menekankan bahwa masalah stunting menyangkut kualitas generasi dan masa depan daerah.

“Kita harus bergerak cepat dan serius. Stunting bukan hanya urusan gizi, tapi tentang masa depan anak-anak kita,” tegas Katamso.

Baca Juga :  Wabup Khafidh Tinjau Alat Pendeteksi Dini, Pastikan Merangin Siaga Hadapi Bencana!

Sejumlah perwakilan hadir, antara lain Kodim 0419/Tanjab, Kejari Tanjung Jabung Barat, BKKBN Provinsi Jambi, kepala dinas, camat, dan kepala desa. Mereka berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Katamso menyebut angka stunting di Tanjab Barat kini mencapai 7%. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang berhasil menurunkan angka tersebut. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tetap fokus mengejar target 5,6% pada 2025 dan 5,4% pada 2026.

Pemerintah daerah memperkuat peran Posyandu, intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta pemanfaatan dana desa untuk kegiatan pencegahan. Pemerintah juga mendorong masyarakat meningkatkan akses air bersih dan sanitasi layak sebagai langkah pendukung penurunan stunting.

Baca Juga :  Daftar Nama ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Kerinci Tahun 2025

Katamso menekankan pentingnya edukasi keluarga dan pola hidup sehat. “Masyarakat harus memahami bahwa mencegah stunting dimulai dari rumah,” ujarnya.

Rakor berlanjut dengan pemaparan Vinika Annisa Surya Ningrum dari BKKBN Provinsi Jambi yang menjelaskan strategi kolaboratif antarinstansi dalam mempercepat program nasional.

Katamso menutup pertemuan dengan ajakan untuk menjaga semangat gotong royong. “Dengan kolaborasi dan ketulusan, kita bisa melahirkan generasi Tanjab Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutupnya.(aka)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR
Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:24 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru