Bupati Merangin dan Bengkulu Selatan Bertemu, Konflik Renah Alai Siap Diselesaikan!

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Buapti H.M Syukur Menerima Kunjungan Bupati Bengkulu Selatan Terkait Kisruh Renah Alai (Dok : Roli /Koridornews.id)

Foto : Buapti H.M Syukur Menerima Kunjungan Bupati Bengkulu Selatan Terkait Kisruh Renah Alai (Dok : Roli /Koridornews.id)

MERANGIN Bupati Merangin M. Syukur menerima kunjungan kerja Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin di Rumah Dinas Bupati, Minggu (2/11). Pertemuan ini membahas langsung konflik antara petani Bengkulu Selatan dan warga Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat.

Rombongan Bupati Rifai tiba pukul 12.00 WIB dan langsung dijamu makan siang oleh Bupati M. Syukur. Setelah itu, kedua kepala daerah melanjutkan diskusi intensif hingga pukul 15.00 WIB, didampingi para pejabat Forkopimda Merangin seperti Kapolres, Dandim 0420/Sarko, Wakil Bupati, dan Sekda. Sementara Bupati Rifai hadir bersama Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Selatan Dodi Martian.

Baca Juga :  Bewarna Merah,Kantor Walikota Sungai Penuh Mirip Kantor Partai

Dalam pertemuan, Bupati M. Syukur menekankan pentingnya menyelesaikan masalah dengan kearifan lokal dan adat setempat.

“Kita ingin semua berjalan baik dengan memegang teguh seloko adat ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.’ Sebagai tuan rumah, kami ingin menyelesaikan persoalan ini secara damai dan bermartabat,” ujar M. Syukur.

Bupati Rifai menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Forkopimda Merangin. Ia menegaskan situasi di Desa Renah Alai kini kondusif dan terkendali.

“Saya sudah memantau langsung. Tidak ada potensi konflik, semua tetap stabil dan masyarakat beraktivitas seperti biasa,” kata Rifai.

Baca Juga :  Resmi Masuk Tahap Akhir! SK PPPK Paruh Waktu Kerinci Sungai Penuh Segera Dibagikan Ini Jadwalnya

Rifai menambahkan, pemerintah Bengkulu Selatan akan menata warganya yang beraktivitas di Merangin. Setiap pendatang wajib melapor ke kepala desa setempat agar hubungan antarwilayah tetap harmonis.

“Kami akan mendata semua warga yang tinggal atau bekerja di Merangin agar tercipta ketertiban dan kerukunan,” jelasnya.

Kedua kepala daerah sepakat menjaga komunikasi dan menjadwalkan kunjungan berikutnya. Rifai berencana kembali ke Merangin untuk menyaksikan tradisi perdamaian adat, sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini.

“Kedatangan kami berikutnya akan menjadi ajang memperkuat silaturahmi dan tradisi perdamaian antara kedua daerah,” tutup Rifai.(aka)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR
Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin
Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh
Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya
Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri
Sedikit Lega, PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Bisa Berlebaran: Gaji Tiga Bulan Cair!
Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 Tanjab Barat: Ribuan Warga Padati Kuala Tungkal
Wabup Merangin Beri Peringatan Keras ke OPD: Jangan Tumpuk Pekerjaan di Akhir Tahun!
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:24 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Raya, Alfin Serahkan Bantuan CSR

Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB

Sahkan LKPJ 2025, DPRD Sungai Penuh Beri Catatan Strategis untuk Walikota Alfin

Selasa, 21 April 2026 - 05:40 WIB

Wako Alfin Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026: Strategi Pertanian Sungai Penuh

Minggu, 19 April 2026 - 19:22 WIB

Kenduri Sko Karang Setio TAP Koto Baru 2026: Tradisi & Budaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:46 WIB

Sidak Satpol PP & Damkar Sungai Penuh: Wako Alfin Instruksikan Siap Siaga Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru