SUNGAI PENUH – Penataan organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh kini memasuki babak baru. Alih-alih sekadar menggabung nomenklatur, kebijakan ini bertujuan menyederhanakan birokrasi agar lebih lincah dan efektif. Dampaknya, efisiensi ini memangkas banyak kursi jabatan struktural yang selama ini tersedia.
Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, mengungkapkan bahwa proses pengukuhan pejabat segera berlangsung mengikuti regulasi struktur terbaru. Namun, ia mengingatkan bahwa penyatuan dinas membawa konsekuensi logis pada ketersediaan posisi.
“Kami akan mengukuhkan pejabat sesuai kebutuhan struktur yang sudah ramping, jadi tidak ada jaminan pejabat lama otomatis mendapat kursi kembali,” ujar Affan,Selasa (27/01/2026)
Dengan adanya peleburan sejumlah instansi, seperti penyatuan Bappeda dan Balitbangda menjadi satu badan, persaingan internal antarpejabat pun kian memanas. Selain itu, publik kini menyoroti bagaimana Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menyusun formasi birokrasi yang benar-benar kompeten. Dengan demikian, perampingan ini menjadi ujian nyata bagi komitmen efisiensi pemerintah daerah***









