SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin S.H., memimpin langsung aksi tanam pohon serentak guna memperingati Hari Jadi Provinsi Jambi yang ke-69. Mengambil lokasi di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, pada Rabu (28/1), kegiatan ini membuktikan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Walaupun otoritas memusatkan acara daring ini di Muaro Jambi, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh tetap menunjukkan antusiasme tinggi selama prosesi berlangsung.
Adapun Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, Sekda Alpian, hingga organisasi pecinta lingkungan turut mengawal agenda hijau tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menegaskan bahwa urusan pelestarian alam merupakan tanggung jawab kolektif. Secara keseluruhan, gerakan ini mencatatkan keberhasilan menanam 201.274 bibit kehutanan yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Strategi Mitigasi Banjir Berkelanjutan
Terkait hal tersebut, Wali Kota Alfin menjelaskan bahwa penanaman 19.434 pohon di sepanjang bantaran Sungai Batang Merao menjadi prioritas utama. Hal ini karena vegetasi di area tersebut berfungsi efektif sebagai penahan erosi sekaligus penyerap air alami. Oleh karena itu, pihaknya merancang aksi ini bukan sekadar sebagai seremoni ulang tahun, melainkan strategi mitigasi untuk mengurangi dampak banjir di pemukiman warga.
“Momentum HUT Jambi ini harus menyadarkan kita bahwa menjaga alam adalah investasi mutlak. Sebab, pohon yang kita tanam hari ini akan melindungi generasi masa depan Sungai Penuh,” ungkap Wako Alfin dengan penuh optimisme.
Rekam Jejak Hijau Pemerintah Kota
Perlu Anda ketahui pula bahwa program penghijauan tanam pohon serentak ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pemerintahan Alfin-Azhar sebelumnya. Sebagai catatan, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Kota Sungai Penuh telah mengawali langkah serupa dengan menanam 4.000 pohon di TPST RKE serta 500 pohon di lahan bekas TPST RPT. Dengan demikian, aksi hari ini menyambung visi besar pemerintah untuk menjamin kualitas udara yang lebih bersih bagi masyarakat.
Sebagai penutup, Wali Kota berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus menguat. Alhasil, aksi nyata yang konsisten ini dapat mewujudkan visi pembangunan Provinsi Jambi yang lestari. Dengan kata lain, penghijauan ini menjadi langkah awal menuju Kota Sungai Penuh yang lebih hijau dan tangguh menghadapi bencana***









